SUMBAWAPOST.com | Mataram- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Muzihir, memastikan struktur kepengurusan DPW PPP NTB periode 2026–2031 telah rampung dan resmi disahkan. Surat Keputusan (SK) kepengurusan tersebut kini telah diterima dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.
Dalam susunan kepengurusan terbaru itu, nama Mohammad Akri tidak lagi tercantum, baik sebagai Sekretaris Wilayah (Sekwil) maupun dalam struktur kepengurusan DPW PPP NTB.
Sebagai pengganti, berdasarkan SK kepengurusan yang baru, Sitti Ari resmi ditetapkan untuk mengisi jabatan Sekretaris Wilayah DPW PPP NTB periode 2026-2031.
“SK struktur pengurus sudah saya terima. Untuk posisi Sekwil DPW PPP NTB ditetapkan atas nama Sitti Ari,” ujar Muzihir saat dihubungi media ini, Sabtu (31/1/2026).
Sebelumnya, DPW PPP NTB menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 24 Desember 2025 di Kantor DPW PPP NTB. Muswil tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PPP, Muhammad Mardiono.
Dalam forum Muswil itu, disepakati pembentukan tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan DPW PPP NTB periode 2026-2031.
Tim formatur berjumlah lima orang, yakni Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono selaku ketua, serta empat anggota lainnya yakni Muzihir (Ketua DPW PPP NTB periode 2020-2025), Mayuki, Rusli Manawari, dan Subhan.
Muzihir menegaskan, tim formatur secara bulat kembali menunjuk dirinya sebagai Ketua DPW PPP NTB. Setelah melalui pembahasan internal, struktur kepengurusan kemudian disusun dan diajukan ke DPP PPP hingga akhirnya mendapat pengesahan.
“Tim formatur sudah bekerja dan menyepakati susunan kepengurusan. Dengan diterbitkannya SK ini, kami siap menjalankan konsolidasi organisasi,” jelasnya.
Dengan ditetapkannya kepengurusan baru ini, DPW PPP NTB menargetkan konsolidasi partai dapat segera berjalan optimal guna menghadapi agenda politik serta memperkuat peran PPP di Nusa Tenggara Barat ke depan.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










