SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mempercepat langkah menuju transisi energi bersih melalui pemanfaatan kendaraan listrik. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan dibukanya Pameran Mobil dan Motor Listrik yang digelar Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Office Denpasar di halaman Kantor Gubernur NTB, Sabtu (20/6/2026).
Pameran ini menjadi salah satu upaya konkret memperkenalkan teknologi ramah lingkungan sekaligus mendorong perubahan pola transportasi masyarakat menuju energi berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada BSI atas inisiatifnya mendukung agenda pembangunan berkelanjutan melalui penyelenggaraan pameran kendaraan listrik.
Menurutnya, NTB berkomitmen menjadi salah satu pelopor penggunaan kendaraan listrik, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat luas.
“Pak Gubernur selalu mengingatkan bahwa mobil listrik ini bukan sekadar gaya hidup modern, tetapi bagian dari ikhtiar kita menjaga lingkungan, menjaga kualitas udara, serta mewujudkan pembangunan yang lebih ramah lingkungan,” katanya.
Abul Chair menegaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik bukan hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi bagian dari kesadaran menjaga kelestarian lingkungan dan menekan emisi karbon.
Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi harus disikapi secara bijak agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Kemajuan teknologi ibarat aliran sungai. Kalau kita hanya diam, kita akan hanyut. Kalau kita berdiri saja, kita akan tertinggal. Tetapi jika kita mengikuti sekaligus mengendalikan arahnya, insyaallah kita akan sampai pada tujuan yang baik,” ungkapnya.
Menurutnya, langkah Pemerintah Provinsi NTB dalam menggunakan kendaraan listrik merupakan bagian dari strategi nyata mendukung transisi energi bersih.
Namun demikian, ia mengakui masih ada tantangan yang perlu dibenahi, terutama terkait infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya kendaraan listrik.
Abul Chair berharap pameran ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
“Semoga semakin banyak masyarakat yang peduli, semakin banyak yang tertarik beralih kepada gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Nantinya mungkin kita tidak lagi bertanya ‘sudah isi bensin belum?’, tetapi ‘sudah dicas belum?’,” ujarnya disambut senyum para peserta.
Sementara itu, Area Manager BSI Denpasar, Tito Indratno, mengatakan pameran ini merupakan bentuk dukungan BSI terhadap program pemerintah dalam mempercepat penggunaan energi bersih dan pengurangan emisi karbon.
Menurutnya, kendaraan listrik menjadi solusi menuju sistem transportasi yang lebih efisien, modern, dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini kami selenggarakan untuk mendukung program bumi hijau, ramah lingkungan, dan efisien. Mudah-mudahan masyarakat NTB semakin tertarik menggunakan kendaraan listrik sehingga bersama-sama kita dapat mengurangi polusi dan menjaga lingkungan,” ujar Tito.
Melalui kegiatan ini, Pemprov NTB berharap masyarakat semakin mengenal manfaat kendaraan listrik serta memanfaatkan fasilitas pembiayaan syariah untuk memiliki kendaraan ramah lingkungan.










