Anggota DPR RI Mori Hanafi Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Perkuat Persatuan dan Kesadaran Warga Bima

Avatar

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Mori Hanafi Saat Menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Rumah Aspirasi Kabupaten Bima.

Anggota DPR RI Mori Hanafi Saat Menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Rumah Aspirasi Kabupaten Bima.

SUMBAWAPOST.com| Bima- Anggota DPR RI Dapil NTB I (Pulau Sumbawa), H. Mori Hanafi dari Partai NasDem, melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan pada Senin, 15 Desember 2025, pukul 09.00 Wita di Rumah Aspirasi Kabupaten Bima. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, budayawan, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan, dengan tujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam sambutannya, Mori Hanafi menekankan pentingnya pendidikan kebangsaan sebagai landasan persatuan bangsa.

“Sosialisasi 4 Pilar bukan hanya formalitas. Ini adalah upaya nyata untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan di semua lapisan masyarakat. Pemahaman yang kokoh akan Pancasila dan UUD 1945 menjadi fondasi menjaga keutuhan NKRI,” ujar Mori Hanafi.

Acara ini mengedepankan diskusi interaktif di mana para peserta aktif mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, dan menyoroti tantangan implementasi 4 Pilar dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Bupati Bima Lepas Pemulangan Jenazah Warga Lombok yang Viral

1. Mahasiswa menanyakan cara menerapkan Pancasila dalam kegiatan organisasi kampus dan sosial.
2. Tokoh agama menekankan relevansi etika dan moral dalam memperkuat kohesi sosial.
3. Akademisi dan budayawan membahas peran budaya lokal dan pendidikan dalam menumbuhkan kesadaran kebangsaan.
4. Tokoh pemuda dan perempuan menggarisbawahi peran generasi muda dalam membangun masyarakat toleran dan inklusif.

Salah seorang tokoh masyarakat, H. Abdullah, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini.

“Kegiatan seperti ini sangat penting. Tidak hanya menambah pengetahuan, tapi juga memperkuat persatuan dan gotong-royong antarwarga,”ungkapnya.

Mori Hanafi juga menegaskan bahwa Rumah Aspira Kabupaten Bima bukan sekadar kantor politik, tetapi ruang terbuka untuk diskusi, edukasi, dan penyaluran aspirasi masyarakat.

“Kami membuka Rumah Aspirasi sebagai pusat belajar publik. Semua lapisan masyarakat bisa berdialog, menyampaikan ide, dan ikut mengawal pembangunan daerah,” tambahnya.

Baca Juga :  Jaksa Periksa Kadis Perindag Kabupaten Bima Terkait Dugaan Korupsi Sewa Lapak Pasar Sila

Sosialisasi ini berhasil menumbuhkan kesadaran kolektif tentang persatuan, toleransi, dan cinta tanah air. Para peserta sepakat untuk menerapkan nilai-nilai 4 Pilar di lingkungan mereka, baik di kampus, komunitas sosial, maupun tempat ibadah.

Menurut seorang akademisi yang hadir Idhar Pendekatan partisipatif seperti ini penting secara akademis dan sosial.

“Ini adalah contoh konkret pendidikan kebangsaan yang menggabungkan teori dan praktik,”katanya.

Kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh H. Mori Hanafi memperlihatkan bahwa pendidikan kebangsaan bukan hanya tugas pemerintah atau legislatif, tapi tanggung jawab seluruh warga negara.

Melalui dialog interaktif, pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat kohesi sosial, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah dan nasional.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru