Sudah berminggu-minggu menghilang, Kifen Jamrud belum ditemukan. Cuaca ekstrem, medan berbahaya, dan minimnya jejak membuat pencarian di Gunung Sangeang Api penuh tanda tanya.
SUMBAWAPOST.com | Bima Kota- Hilangnya Kifen Jamrud (18), warga Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, di kawasan Gunung Sangeang Api masih menyisakan misteri.
Sudah lebih dari dua pekan berlalu sejak dilaporkan hilang, namun keberadaan korban belum juga diketahui.
Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., dalam konferensi pers Sabtu (3/1/2026), mengungkapkan bahwa peristiwa bermula pada Sabtu, 13 Desember 2025 sekitar pukul 13.00 WITA. “Saat itu, Kifen bersama tiga rekannya MR, AD, dan KF berangkat dari Desa Sangiang menuju Pulau Sangiang menggunakan perahu milik Jamrud untuk berburu rusa di kawasan puncak Gunung Sangeang Api,”ungkapnya.
Namun, dalam perjalanan tersebut, Kifen dilaporkan terpisah dan tak pernah kembali bersama rombongan. Informasi orang hilang pertama kali terdeteksi melalui patroli siber Polres Bima Kota pada 15 Desember 2025.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Bima Kota membentuk Satgas Pencarian Orang Hilang dengan melibatkan Polsek Wera, Tim SAR Kabupaten Bima, SAR Provinsi NTB, Tagana, serta unsur masyarakat.
“Pencarian sempat dihentikan sementara pada 17 Desember 2025 atas permintaan keluarga karena cuaca ekstrem dan kabut tebal yang membahayakan keselamatan tim,”terangnya.
Kapolres menegaskan, meski pencarian menghadapi medan berat dan cuaca ekstrem, upaya membuka tabir hilangnya Kifen Jamrud akan terus dilakukan.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










