Patroli Dini Hari Polsek Kempo Amankan Dua Pelaku Pemalakan Sopir Truk Pasir di Dompu

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Pelaku yang berhasil diamankan (Ist/Polsek Kempo)

Dua Pelaku yang berhasil diamankan (Ist/Polsek Kempo)

SUMBAWAPOST.com| Dompu- Upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif terus digencarkan jajaran Polsek Kempo, Polres Dompu.

Dalam patroli premanisme yang digelar pada Rabu, 24 Desember 2025 dini hari, petugas berhasil mengamankan dua pelaku pemalakan terhadap sopir truk pasir di wilayah Kecamatan Kempo.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 01.30 Wita tersebut dipimpin oleh KSPK III Polsek Kempo bersama anggota piket SPKT. Sejumlah titik rawan menjadi sasaran patroli, di antaranya Desa Soro, Desa Kempo, Desa Ta’a, dan Desa Dorokobo.

Saat menyusuri wilayah Dusun Rasabou, Desa Ta’a, petugas mendapati sekelompok pemuda yang tengah nongkrong di pinggir jalan, lokasi yang kerap dijadikan tempat terjadinya aksi premanisme. Petugas kemudian melakukan penggalangan dengan memberikan pemahaman serta imbauan kamtibmas, sebelum akhirnya membubarkan para pemuda tersebut agar tidak mengganggu ketenangan warga yang sedang beristirahat.

Baca Juga :  Artis Ibu Kota Hibur Belasan Ribu Pendukung Bambang Firdaus-Syirajuddin

Tak berselang lama, sekitar pukul 02.40 Wita, ketika patroli melakukan pengawalan terhadap sejumlah truk pasir yang melintas menuju arah Manggelewa, petugas kembali menemukan aksi pemalakan terhadap sopir truk pasir di lokasi yang sama.

Dalam kejadian tersebut, petugas berhasil menangkap tangan dua pelaku yang tengah meminta uang kepada sopir truk, di mana salah satu korban sempat menyerahkan uang sebesar Rp10.000.

Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial:

1. S (42), laki-laki, warga Dusun Rasabou, Desa Ta’a, Kecamatan Kempo.
2. J alias Cibek (32), perempuan, warga Dusun Rasabou, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu.

Kapolsek Kempo IPTU Jubaidin menegaskan bahwa patroli premanisme akan terus dilakukan secara rutin, terutama pada jam-jam rawan.

“Kami akan terus meningkatkan patroli pada waktu rawan, terutama antara pukul 01.00 hingga 03.00 Wita, karena pada jam tersebut sering terjadi aksi pemalakan. Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan meresahkan masyarakat,” tegas IPTU Jubaidin.

Baca Juga :  Ambil Paket di Ekspedisi, Pulangnya ke Polres Dompu, Tramadol 955 Butir Bikin Pasangan Ini Terciduk

Ia menambahkan, Polsek Kempo tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk aksi premanisme yang merugikan masyarakat, khususnya para sopir angkutan.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menegaskan komitmen Polres Dompu dalam memberantas premanisme.

“Polres Dompu berkomitmen menindak tegas pelaku premanisme yang meresahkan masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menjadi korban atau mengetahui adanya aksi pemalakan agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar IPTU Nyoman.

Dengan diamankannya dua pelaku tersebut, diharapkan dapat memberikan efek jera serta mencegah terulangnya aksi serupa di wilayah Kecamatan Kempo. Hingga patroli berakhir, situasi kamtibmas terpantau aman dan kondusif.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Rakernas ADVOKAI 2026 Resmi Dibuka, NTB dan ADVOKAI Kolaborasi Cetak 1.000 Paralegal untuk Indonesia
Akademisi FHISIP Unram Akan Galang Petisi, Desak Penanganan Transparan Dugaan Kekerasan Seksual di Kampus
NTB Darurat Kekerasan Seksual: Ketika Identitas Pulau Seribu Masjid Diuji
Di Tengah Persaingan Ketat Perguruan Tinggi, UNBIM Justru Dipercaya Raih Hibah Penelitian Nasional 2026
Miq Iqbal Bongkar Warisan Utang NTB, Kini Lunas 100 Persen dan Bidik Capaian BPK di Atas Target Nasional
BPK Apresiasi Transformasi Tata Kelola Keuangan Era Iqbal-Dinda, NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut
NTB Jadi Titik Awal Gerakan 1.000 Paralegal, Gubernur Iqbal: Akses Keadilan Harus Menjangkau Hingga Desa
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub NTB Umi Dinda Luncurkan Voice for Equality
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:06 WIB

Rakernas ADVOKAI 2026 Resmi Dibuka, NTB dan ADVOKAI Kolaborasi Cetak 1.000 Paralegal untuk Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:44 WIB

Akademisi FHISIP Unram Akan Galang Petisi, Desak Penanganan Transparan Dugaan Kekerasan Seksual di Kampus

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:49 WIB

NTB Darurat Kekerasan Seksual: Ketika Identitas Pulau Seribu Masjid Diuji

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:01 WIB

Di Tengah Persaingan Ketat Perguruan Tinggi, UNBIM Justru Dipercaya Raih Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:37 WIB

Miq Iqbal Bongkar Warisan Utang NTB, Kini Lunas 100 Persen dan Bidik Capaian BPK di Atas Target Nasional

Berita Terbaru