Hendak Mutasi-Rotasi Ketika Pilkada, Pj Walkot Bima Dilaporkan ke Kemendagri

Avatar

- Jurnalis

Senin, 7 Oktober 2024 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Rukun Aktivis Seluruh NTB (RUSA NTB), melaporkan Penjabat (Pj) Walikota Bima, Muhktar Landa ke Kemendagri. Penyebabnya Mukhtar Landa diduga hendak melakukan rotasi dan mutasi jabatan pada saat Pilkada 2024.

“Hari ini kami laporkan Pj Walkot Bima secara resmi ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kemendagri,” ucap Koordinator RUSA NTB, Abdul Fattah SH, Senin, 7 Oktober 2024.

Ia mengaku pihaknya melaporkan Mukhtar ke Kemendagri lantaran ingin melakukan mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan Pemkot Bima ketika tahapan Pilkada 2024. Informasinya Pj Walkot Bima akan merotasi dan memutasi tiga Kepala Dinas dan Sekwan DPRD Kota Bima.

“Kami menilai keinginan Pj Walkot untuk rotasi dan mutasi melanggar ketentuan hukum dan prinsip netralitas ASN. Karena ada motif politik dibalik mutasi dan rotasi jabatan menjelang Pilkada 2024,” ungkapnya.

Baca Juga :  Inilah Dua Desa Cantik Terbaik Nasional Di NTB, Ada Di kabupaten Ini 

Sebagai ASN, Abdul Fattah melanjutkan, seluruh ASN termasuk Pj Walkot Bima diwajibkan untuk netral dan tidak memihak pada kepentingan politik tertentu. Tindakan mutasi yang dilakukan menjelang Pilkada ini jelas tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang ada.

“Kami melihat adanya pelanggaran serius terhadap prinsip netralitas ASN. Dan bisa dianggap sebagai upaya untuk mengarahkan proses politik kepada paslon tertentu,” katanya.

Selain aspek hukum serta berpotensi merusak tatanan birokrasi di Kota Bima, tindakan yang ingin dilakukan oleh Pj Walkot Bima juga akan berdampak dalan aspek sosial. Menurutnya, rotasi dan mutasi yang dilakukan saat Pilkada 2024 dapat memicu ketidakstabilan di masyarakat.

“Ini bisa memicu ketegangan sosial yang berdampak luas, tidak hanya dalam konteks Pilkada tetapi juga dalam stabilitas politik di Kota Bima secara keseluruhan dan memengaruhi hasil Pilkada yang tidak adil,” ujarnya.

Baca Juga :  Jepang Jajaki Kerja Sama dengan NTB, Sektor Tenaga Kerja, Pariwisata hingga Energi Hijau Jadi Incaran

Abdul Fattah menegaskan langkah RUSA NTB melaporkan Pj Walkot Bima ke Kemendagri merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk memastikan agar proses demokrasi di Kota Bima berjalan dengan adil dan transparan. Karena menurutnya Pilkada adalah momen penting dalam perjalanan demokrasi.

“Jika ada kecurangan atau ketidaknetralan, maka hal itu dapat merusak legitimasi hasilnya. Kami ingin memastikan bahwa hal tersebut tidak terjadi,” tegasnya.

Untuk itu, RUSA NTB berharap Kemendagri segera mengambil tindakan tegas memastikan agar Pj Walkot Bima tidak melakukan mutasi dan rotasi saat tahapan Pilkada. Jika tetap dipaksakan, RUSA NTB akan mengambil tindakan yang pantas dilakukan.

“Untuk memastikan Pilkada Kota Bima berjalan dengan adil dan netral, Pj Walkot tak boleh melakukan rotasi dan mutasi selama tahapan Pilkada,” imbuhnya.

Berita Terkait

Perjuangan Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa: Antara Tuntutan Keadilan dan Ketakutan Elite Kehilangan Kendali atas Kekuasaan
Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar
393 Jamaah Haji Lombok Timur Tiba di NTB, Sekda Doakan Jadi Haji Mabrur dan Apresiasi Petugas Haji
Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air
Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Berita ini 215 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:55 WIB

Perjuangan Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa: Antara Tuntutan Keadilan dan Ketakutan Elite Kehilangan Kendali atas Kekuasaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:53 WIB

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

393 Jamaah Haji Lombok Timur Tiba di NTB, Sekda Doakan Jadi Haji Mabrur dan Apresiasi Petugas Haji

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Berita Terbaru