Roah Begibung Cara Pemprov NTB Tasyakuran HUT RI Ke-79

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan Tasyakuran dengan konsep makan bersama (roah begibung, Bahasa Sasak) di Ballroom Islamic Center Mataram usai melaksanakan upacara HUT RI ke-79.

Selain menyampaikan pesan syukur dan do’a atas kemerdekaan yang dinikmati, Pj Gubernur Hassanudin juga berkeliling mendatangi para tamu dalam kelompok dulang yang terdiri dari dua sampai empat orang tamu sambil menyapa, berbincang santai dan melakukan foto bersama.

Baca Juga :  Pemprov NTB Siapkan 5000 Hektare Lahan Untuk Digarap Polda

Konsep berbeda yang biasanya digelar dengan makan bersama secara prasmanan nampak dari pintu masuk ballroom yang mengharuskan tamu melepas alas kaki dan berjalan di atas karpet merah. Desain selasar sebelum memasuki ruang utama ballroom dipenuhi foto foto para pahlawan berukuran besar yang ditempatkan sepanjang jalan masuk menyerupai lorong bernuansa merah menyala.

Rangkaian peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI tahun ini, ditutup makan bersama dengan ungkapan syukur dari beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah yang hadir. Diantaranya, Kepala Dinas Kominfotik NTB Dr Najamuddin Amy, MM., yang terkesan (impresif) dengan pola tasyakuran. Melalui tiga dulang kemerdekaan. Indahnya lagi, dapat berbagi kuliner, dan mengonsumsi bersama.

Baca Juga :  Wajib Ngopi Tiap 3 Bulan, Gubernur Iqbal Ajarkan Kepala Daerah Cara Bangun NTB Tanpa Banyak Drama

“Terkesan dan meriah. Dengan pola roah begibung, kita dapat kebersamaan dan berbagi kulineran di hari kemerdekaan,” ujarnya singkat.

Berita Terkait

Wabup Lobar Kaget! 90 Persen Dana Rp1 Miliar per Desa Hanya untuk Proyek Fisik, Stunting Terabaikan
Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa
Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan
Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA
NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat
KPU NTB dan Bawaslu NTB Touring Monitoring Coktas di Lombok Utara, Pastikan Data Pemilih Akurat
TPA Kebon Kongok di NTB Berpotensi Hasilkan 9 Juta Ton Gas Metana per Tahun, Siap Jadi Sumber Energi Alternatif
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:42 WIB

Wabup Lobar Kaget! 90 Persen Dana Rp1 Miliar per Desa Hanya untuk Proyek Fisik, Stunting Terabaikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:05 WIB

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:27 WIB

NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project

Berita Terbaru