Acara Resmi Tapi Asal-asalan, Spanduk Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Dompu di Kantor DPRD Jadi Bahan Lelucon Warganet

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 20:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu –Sebuah spanduk dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Dompu menuai perhatian publik. Kesalahan redaksi dalam spanduk tersebut menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.

Acara Sertijab ini berlangsung pada Senin, 10 Maret 2025, pukul 15.30 WITA, di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Dompu. Berdasarkan undangan resmi dengan nomor surat 005/090/170, agenda utama acara ini adalah Rapat Paripurna DPRD Dompu, yang mencakup serah terima jabatan serta pidato perdana Bupati Dompu.

Namun, yang menjadi sorotan adalah teks pada spanduk acara yang berbunyi:

“Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Dompu dengan Agenda Serah Terima Jabatan dan Pidato Penyambutan Bupati Dompu Periode Tahun 2025-2030.”

Baca Juga :  BNN NTB: Mayoritas Pelajar Dan Mahasiswa Di NTB Pengguna Narkoba

Kesalahan dalam redaksi ini menimbulkan kebingungan terkait siapa yang sebenarnya memberikan pidato sambutan dalam acara tersebut.

Seorang pengguna Facebook, Rahmaddin Ori Biskot, mengunggah foto spanduk itu dengan caption kritis:

“Dari redaksinya, siapa kira-kira yang memberikan pidato sambutan dalam Sertijab ini? Ataukah justru spanduknya yang keliru?”

Komentar ini langsung mendapat respons dari warganet lainnya. Akun Pandawa Pandawa mengoreksi bahwa seharusnya teks pada spanduk berbunyi:

“Serah Terima Jabatan dan Pidato Perdana Bupati Terpilih Masa Bhakti 2025-2030.”

Sementara itu, Hendrik Han menanggapi dengan nada lebih tajam:

“Beginilah akibat ketidaktelitian. Atau mungkin ini disengaja? Tentu ini akan menjadi opini yang memalukan. Fatal sekali jika hal-hal seperti ini tidak diperhatikan dengan lebih teliti.”

Baca Juga :  Belanja Modal Besar, Tapi Ilmu RKPD Cari ke Timur – DPRD DKI ‘Ngemis’ Tips ke DPRD NTB

Menariknya, Rahmaddin Ori Biskot kemudian membalas bahwa Bupati sendiri sempat menegur kesalahan ini di atas mimbar.

Ketua DPRD Dompu, Muttakun, saat dihubungi media ini Selasa 11 Maret 2025, dimintai tanggapannya terkait perbedaan redaksi pada spanduk Sertijab Bupati Dompu. Spanduk tersebut memuat tulisan “Pidato Penyambutan Bupati Dompu Periode Tahun 2025-2030”, yang dinilai membingungkan, dibandingkan dengan frasa yang lebih tepat, yaitu “Pidato Perdana Bupati Terpilih Masa Bhakti 2025-2030.”

Ketika ditanya siapa yang sebenarnya menyampaikan pidato penyambutan dalam acara tersebut, Muttakun memberikan jawaban singkat. “Bupati,” katanya tanpa penjelasan lebih lanjut.

 

Berita Terkait

Sate Rembiga dan Ayam Taliwang NTB Dilirik Jepang dan Papua Nugini di TEI 2026
DPRD NTB Apresiasi Terobosan Gubernur, Antar-Jemput Gratis Siswa SLB Mulai Januari 2027
Dualisme PPP NTB Memanas, Akri Pegang SK PLT, Muzihir Sebut Tak Sah
Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan
Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya
Miq Iqbal Sebut NTB Salah Satu Provinsi dengan Tingkat Kebutaan Tertinggi di Indonesia
Gubernur NTB Siapkan Kendaraan Antar-Jemput Gratis untuk Siswa SLB Mulai Januari 2027
Miq Iqbal Pasang Target Baru, Semua RS Pemprov NTB Wajib Punya Petugas Bahasa Isyarat
Berita ini 193 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Sate Rembiga dan Ayam Taliwang NTB Dilirik Jepang dan Papua Nugini di TEI 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

DPRD NTB Apresiasi Terobosan Gubernur, Antar-Jemput Gratis Siswa SLB Mulai Januari 2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:24 WIB

Dualisme PPP NTB Memanas, Akri Pegang SK PLT, Muzihir Sebut Tak Sah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya

Berita Terbaru