SUMBAWAPOST.com | Mataram-Sebanyak 146 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi mengikuti pengambilan sumpah dan janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung di Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Kamis (11/6/2026).
Prosesi tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan karier ASN sebagai bentuk penguatan komitmen, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, Tri Budi Prayitno, menjelaskan bahwa pengambilan sumpah merupakan kewajiban bagi setiap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah diangkat menjadi PNS sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Peserta yang mengikuti prosesi tersebut berasal dari berbagai latar belakang. Di antaranya terdapat 20 alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan 2023 dan 17 alumni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) yang telah berstatus PNS, namun sebelumnya belum menjalani pengambilan sumpah.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diikuti oleh 109 formasi CPNS Tahun 2024 yang telah memenuhi persyaratan untuk diambil sumpahnya.
“Dari total 146 peserta yang dijadwalkan mengikuti prosesi, sebanyak 133 orang hadir secara langsung, sementara 13 lainnya berhalangan karena berbagai alasan, mulai dari pemulihan pascaoperasi, cuti menikah, menunaikan ibadah haji, hingga menjalankan tugas kedinasan. BKD memanfaatkan teknologi daring sehingga peserta yang berhalangan hadir secara fisik tetap dapat terpantau dan mengikuti prosesi sesuai ketentuan,” terang Tri Budi.
Ia menjelaskan, seluruh peserta pengambilan sumpah berasal dari 36 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.
Dari sisi golongan, ASN yang mengikuti prosesi sumpah didominasi golongan III sebanyak 125 orang, sedangkan golongan II berjumlah 21 orang.
Sementara dari latar belakang pendidikan, mayoritas peserta merupakan lulusan sarjana, ditambah sejumlah lulusan magister dan profesi yang dinilai semakin memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemprov NTB.
Menariknya, komposisi peserta menunjukkan dominasi ASN perempuan dibandingkan laki-laki. Dari total 146 peserta, sebanyak 88 orang merupakan perempuan, sedangkan 58 orang lainnya laki-laki.
“Kualitas sumber daya manusia peserta cukup menjanjikan, dengan latar belakang pendidikan yang didominasi lulusan sarjana dan sejumlah lulusan magister serta profesi. Dari sisi gender, peserta perempuan berjumlah 88 orang, lebih banyak dibandingkan laki-laki yang berjumlah 58 orang,” tambahnya.
Tri Budi juga mengingatkan para ASN yang baru diambil sumpahnya agar terus menjaga disiplin, meningkatkan kompetensi, serta mempertahankan semangat belajar dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Menurutnya, ASN dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui pengambilan sumpah dan janji tersebut, seluruh ASN diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Nusa Tenggara Barat.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










