146 ASN Resmi Ikuti Sumpah PNS Pemprov NTB, Perempuan Lebih Banyak Dari Laki-laki

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 146 ASN mengikuti prosesi pengambilan sumpah dan janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, sebagai bagian dari penguatan komitmen dan integritas sebagai aparatur negara.

Sebanyak 146 ASN mengikuti prosesi pengambilan sumpah dan janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, sebagai bagian dari penguatan komitmen dan integritas sebagai aparatur negara.

SUMBAWAPOST.com | Mataram-Sebanyak 146 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi mengikuti pengambilan sumpah dan janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung di Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Kamis (11/6/2026).

Prosesi tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan karier ASN sebagai bentuk penguatan komitmen, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, Tri Budi Prayitno, menjelaskan bahwa pengambilan sumpah merupakan kewajiban bagi setiap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah diangkat menjadi PNS sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Peserta yang mengikuti prosesi tersebut berasal dari berbagai latar belakang. Di antaranya terdapat 20 alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan 2023 dan 17 alumni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) yang telah berstatus PNS, namun sebelumnya belum menjalani pengambilan sumpah.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda: Idul Adha Bukan Cuma Potong Sapi, Tapi Juga Potong Ego, Malas, dan Drama Pribadi

Selain itu, kegiatan tersebut juga diikuti oleh 109 formasi CPNS Tahun 2024 yang telah memenuhi persyaratan untuk diambil sumpahnya.

“Dari total 146 peserta yang dijadwalkan mengikuti prosesi, sebanyak 133 orang hadir secara langsung, sementara 13 lainnya berhalangan karena berbagai alasan, mulai dari pemulihan pascaoperasi, cuti menikah, menunaikan ibadah haji, hingga menjalankan tugas kedinasan. BKD memanfaatkan teknologi daring sehingga peserta yang berhalangan hadir secara fisik tetap dapat terpantau dan mengikuti prosesi sesuai ketentuan,” terang Tri Budi.

Ia menjelaskan, seluruh peserta pengambilan sumpah berasal dari 36 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.

Dari sisi golongan, ASN yang mengikuti prosesi sumpah didominasi golongan III sebanyak 125 orang, sedangkan golongan II berjumlah 21 orang.

Sementara dari latar belakang pendidikan, mayoritas peserta merupakan lulusan sarjana, ditambah sejumlah lulusan magister dan profesi yang dinilai semakin memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemprov NTB.

Baca Juga :  DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah

Menariknya, komposisi peserta menunjukkan dominasi ASN perempuan dibandingkan laki-laki. Dari total 146 peserta, sebanyak 88 orang merupakan perempuan, sedangkan 58 orang lainnya laki-laki.

“Kualitas sumber daya manusia peserta cukup menjanjikan, dengan latar belakang pendidikan yang didominasi lulusan sarjana dan sejumlah lulusan magister serta profesi. Dari sisi gender, peserta perempuan berjumlah 88 orang, lebih banyak dibandingkan laki-laki yang berjumlah 58 orang,” tambahnya.

Tri Budi juga mengingatkan para ASN yang baru diambil sumpahnya agar terus menjaga disiplin, meningkatkan kompetensi, serta mempertahankan semangat belajar dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

Menurutnya, ASN dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui pengambilan sumpah dan janji tersebut, seluruh ASN diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Nusa Tenggara Barat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB