Tergantung di Tebing Rinjani 500 Meter, Pendaki Asal Brasil Bikin Tim SAR Lomba Nyawa di Jurang

Avatar

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Timur –Operasi penyelamatan terhadap JDSP (27), pendaki asal Brasil yang terjatuh di tebing Cemara Nunggal, jalur menuju puncak Gunung Rinjani, masih terus berlangsung sejak insiden terjadi pada Sabtu pagi (21/6/2025). Misi ini dijalankan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), TNI, Polri, BPBD, Damkar, serta sejumlah relawan lokal, menghadapi tantangan berat berupa medan curam dan cuaca yang tak bersahabat.

Upaya awal dilakukan dengan pemasangan tali sepanjang 300 meter untuk menjangkau lokasi korban. Namun, posisi JDSP yang terus terperosok ke dalam tebing membuat evakuasi tak mudah. Bahkan, salah satu personel SAR harus bermalam di ketinggian sekitar 200 meter, menggunakan metode flying camp, sebagai bagian dari taktik bertahan di medan ekstrem.

Baca Juga :  Advokat Senior NTB Iwan Slenk Tegas: Pemilihan Senat Unram Sudah On The Track, Hentikan Drama dan Spekulasi

Keesokan harinya, operasi dilanjutkan menggunakan drone thermal untuk mendeteksi posisi korban secara visual, diikuti dengan penyambungan tali tambahan. Namun, kabut tebal dan hujan menghambat pandangan serta pergerakan tim di lapangan.

Pada Senin pagi (23/6) pukul 07.05 WITA, korban akhirnya kembali terdeteksi oleh drone dalam posisi tersangkut di kedalaman sekitar 500 meter dari titik awal jatuhnya. Korban tampak tidak menunjukkan tanda pergerakan. Tim kemudian mencoba menuruni tebing hingga 350 meter, namun dua formasi overhang yang besar menyulitkan pemasangan anchor. Teknik panjat tebing vertikal menjadi satu-satunya opsi yang memungkinkan, namun cuaca dinamis memaksa evakuasi ditunda sementara demi keselamatan.

“Tim SAR gabungan berhasil menemukan survivor dengan visualisasi drone thermal,” ujar Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.

Baca Juga :  Jadi Tuan Rumah GeoFEST 2024, Pj Gubernur: Bukti NTB Sangat Penting Bagi Dunia internasional

Ia menambahkan, medan yang sangat ekstrem serta cuaca berkabut menjadi tantangan besar dalam proses evakuasi.

“Kami terkendala medan yang ekstrem dan berkabut di sekitar lokasi kejadian,” tambahnya.

Operasi penyelamatan ini melibatkan banyak unsur, di antaranya: Kantor SAR Mataram, BTNGR, TNI, Polri, BPBD Lombok Timur, Unit SAR Lotim, EMHC, Damkar, Relawan Rinjani, porter lokal, serta unsur pendukung lainnya.

Kisah penyelamatan ini mencerminkan kerja sama lintas sektor dalam misi kemanusiaan berisiko tinggi di kawasan konservasi nasional. Profesionalisme, kesabaran, dan sinergi tim menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan di tengah medan yang ekstrem.

Saat ini, operasi evakuasi masih berlangsung. Dukungan moral dan doa dari masyarakat luas sangat diharapkan untuk keselamatan seluruh tim dan keberhasilan misi penyelamatan ini.

Berita Terkait

Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan
DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak
DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah
Empat Rapergub NTB Dibedah Kementerian Hukum, Apa Saja? Ini Daftarnya
KSB Siapkan Pilkades Digital, Bupati Amar Uji E-Voting BRIN
NTB Selangkah Lagi Tinggalkan Sistem Lama, Karier ASN Berbasis Talenta
Badko HMI Bali Nusra Desak Kejati NTB Tak Lempar Kasus Amahami, Minta Segera Tetapkan Tersangka
Usai Divonis Bebas, Anggota DPRD NTB Hamdan Kasim Sebut Semua Sesuai Fakta Persidangan, Acip: Kasus Tak Jelas
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:12 WIB

DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:19 WIB

DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Empat Rapergub NTB Dibedah Kementerian Hukum, Apa Saja? Ini Daftarnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:01 WIB

KSB Siapkan Pilkades Digital, Bupati Amar Uji E-Voting BRIN

Berita Terbaru