Prof. Kurniawan Resmi Daftar Rektor UNRAM 2026-2030

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana hangat namun penuh semangat terasa di Kampus Universitas Mataram saat Prof. Dr. Kurniawan, S.H., M.H. secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon Rektor Universitas Mataram periode 2026-2030. Didampingi para dosen lintas fakultas, pendaftarannya menjadi simbol kuat kebersamaan dan tekad baru untuk membawa UNRAM melangkah menuju kampus unggul, berdaya saing, dan mendunia.

SUMBAWAPOST.com, Mataram, Momentum penting terjadi di Universitas Mataram (UNRAM), Jumat siang (7/11/2025). Prof. Dr. Kurniawan, S.H., M.Hum. secara resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Rektor UNRAM periode 2026-2030. Pendaftaran dilakukan di Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor UNRAM dan disaksikan langsung oleh perwakilan senat fakultas, civitas akademika, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Prof. Kurniawan sosok akademisi kelahiran Ranggagata, Lombok Tengah, 3 Maret 1977 dikenal sebagai Guru Besar Hukum Bisnis yang telah lebih dari dua dekade mengabdi di Universitas Mataram. Fokus keilmuannya mencakup hukum perlindungan konsumen, persaingan usaha, hak kekayaan intelektual, dan hukum perusahaan. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Program Studi S3 Doktor Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik UNRAM.

Dalam perjalanan kariernya, Prof. Kurniawan dikenal memiliki integritas tinggi, kepemimpinan inklusif, dan kemampuan manajerial yang kuat. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Hukum (2013-2021) serta Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Mataram (2018-2022).

Baca Juga :  LOM ke-3 IKA MT AL-KAHFI Pecah Rekor: Pelajar NTB Unjuk Kelas, Juara SD Raih Nilai Sempurna

Tak hanya berkiprah di kampus, Prof. Kurniawan juga aktif di berbagai organisasi strategis. Ia saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah PW Nahdlatul Ulama NTB (2025-2030) dan Ketua Harian Asosiasi Pengajar Hak Kekayaan Intelektual (APHKI) Indonesia (2023-2026).

Peran-peran tersebut menempatkannya dalam jejaring nasional riset dan inovasi berbasis perlindungan kekayaan intelektual aspek penting dalam memperkuat daya saing universitas di era global.

Pendaftaran Prof. Kurniawan kali ini bukan sekadar formalitas administratif. Ia datang tidak sendiri, melainkan didampingi oleh perwakilan lintas fakultas di UNRAM sebuah simbol kuat kebersamaan dan kolaborasi lintas disiplin ilmu.

“Hari ini Prof. Kurniawan mendaftar sebagai calon rektor bukan atas nama pribadi, tetapi membawa semangat kebersamaan sembilan fakultas di Universitas Mataram,” ujar salah satu perwakilan senat yang turut hadir.

“Kami hadir sebagai representasi dukungan senat lintas fakultas, lintas generasi, dan lintas bidang ilmu, demi Unram yang bersatu dan maju. Inilah momentum menyatukan kembali civitas akademika di bawah visi Unram yang Unggul Berkelanjutan, Berdampak, dan Mendunia,” sambungnya.

Baca Juga :  Tanpa Gugatan, KPU Kota Mataram Resmi Tetapkan Mohan-Mujib Jadi Wali Kota Dan Wakil Wali Kota

Melalui visinya, Prof. Kurniawan menegaskan bahwa Universitas Mataram harus menjadi kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat dan adaptif terhadap tantangan global.

Ia menilai, keunggulan berkelanjutan hanya bisa dicapai dengan penguatan sumber daya manusia, tata kelola yang transparan, serta riset dan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi daerah dan bangsa.

Prof. Kurniawan juga menegaskan pentingnya peran kampus sebagai penggerak perubahan sosial (center of action) yang menjembatani ilmu pengetahuan dengan kehidupan masyarakat.

“Pendidikan harus adaptif terhadap zaman, riset harus solutif terhadap persoalan riil, dan inovasi harus berakar pada nilai-nilai kemanusiaan serta kearifan lokal,” ujarnya.

Dengan rekam jejak panjang di dunia akademik, jaringan nasional yang luas, dan reputasi kuat di bidang hukum serta kekayaan intelektual, Prof. Kurniawan dipandang sebagai figur visioner yang siap membawa Universitas Mataram menjadi kampus unggulan  berkelanjutan, berdampak, dan mendunia tanpa kehilangan jati diri sebagai universitas kebanggaan Nusa Tenggara Barat.

 

Berita Terkait

Calendar of Event Lombok Barat 2026 Diluncurkan, 32 Agenda Wisata Ditargetkan Genjot Ekonomi Daerah
Tradisi Sakral Lombok Barat Tembus Nasional, Pujawali dan Perang Topat Resmi Masuk 110 Kharisma Event Nusantara 2025
Perang Topat Lingsar Kembali Menggema! Tradisi Toleransi Lombok Barat Raih Kharisma Event Nusantara 2025, UMKM Ikut Panen Berkah
NTB Siaga Nataru, Gubernur Susun Rencana Darurat Hadapi Cuaca Ekstrem di Destinasi Wisata
Kemenkum NTB Gencarkan Pengawasan Notaris, Satgas PNBP Fidusia Segera Dibentuk
Rinjani Tak Boleh Rusak, Gubernur NTB Dorong Geopark Berbasis Pelestarian, Budaya, dan Pariwisata Berkualitas
Ngopi Bareng Berujung Dukungan, PSOI NTB Bidik PT Amman untuk Masa Depan Surfing NTB
Nilai Tukar Petani NTB November 2025 Naik 1,61 Persen, Ini Penyebabnya
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 23:00 WIB

Calendar of Event Lombok Barat 2026 Diluncurkan, 32 Agenda Wisata Ditargetkan Genjot Ekonomi Daerah

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:35 WIB

Tradisi Sakral Lombok Barat Tembus Nasional, Pujawali dan Perang Topat Resmi Masuk 110 Kharisma Event Nusantara 2025

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:11 WIB

Perang Topat Lingsar Kembali Menggema! Tradisi Toleransi Lombok Barat Raih Kharisma Event Nusantara 2025, UMKM Ikut Panen Berkah

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:00 WIB

NTB Siaga Nataru, Gubernur Susun Rencana Darurat Hadapi Cuaca Ekstrem di Destinasi Wisata

Jumat, 5 Desember 2025 - 21:42 WIB

Kemenkum NTB Gencarkan Pengawasan Notaris, Satgas PNBP Fidusia Segera Dibentuk

Berita Terbaru