PMKRI Bongkar Kinerja KNPI NTB: Rumah Pemuda Hanya Simbol, Anggaran Dipertanyakan

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Mataram-
Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Mataram melontarkan kritik keras terhadap stagnasi pembinaan kepemudaan di Nusa Tenggara Barat. Mereka menilai perhatian KNPI NTB terhadap organisasi kepemudaan (OKP) yang berada di bawah naungannya semakin melemah dan tidak menunjukkan arah pembinaan yang jelas.

Ketua PMKRI Cabang Mataram, Valentine Agusto Nono, mengatakan bahwa fungsi koordinasi, fasilitasi, dan pemberdayaan pemuda di bawah kepemimpinan Baihaqi belum berjalan sebagaimana mestinya.

“Kami tidak melihat adanya langkah konkret, program terarah, maupun upaya komunikasi yang baik dari Baihaqi selaku Ketua KNPI NTB kepada OKP. Sejumlah kebutuhan organisasi kepemudaan tidak mendapatkan ruang dan respons yang layak. Hal ini bertentangan dengan semangat KNPI sebagai wadah berhimpunnya pemuda,”tegas Valentine.

Baca Juga :  Hendak Mutasi-Rotasi Ketika Pilkada, Pj Walkot Bima Dilaporkan ke Kemendagri

Selain soal lemahnya komunikasi, PMKRI juga membuka isu krusial lain yakni pengelolaan anggaran Kepemudaan KNPI NTB. Mereka meminta agar penggunaan anggaran tersebut selama masa kepengurusan Baihaqi diaudit secara total oleh pihak berwenang.

“Kami mendesak dilakukan audit terhadap penggunaan anggaran kepemudaan yang dikelola KNPI NTB. Anggaran yang bersumber dari uang rakyat harus dipastikan digunakan untuk kepentingan pemberdayaan pemuda, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu. Audit ini penting agar tidak menimbulkan kecurigaan dan menjaga integritas lembaga kepemudaan,”ujar Ketua PMKRI.

PMKRI menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan terus berlarut-larut. Mereka meminta KNPI NTB segera:

  1. Melakukan pembenahan internal, termasuk tata kelola organisasi dan mekanisme komunikasi dengan seluruh OKP.
  2. Membuka ruang dialog secara rutin dengan OKP di bawah naungan KNPI.
  3. Menyampaikan laporan kegiatan dan penggunaan anggaran secara transparan kepada publik.
  4. Mengembalikan marwah KNPI sebagai rumah besar pemuda, bukan sekadar simbol organisasi tanpa gerakan nyata.
Baca Juga :  5 Terduga Pelaku Penganiayaan Saat Eksekusi Lahan di Ai Jati Sumbawa Ditahan di Rutan Polda NTB, 2 Lainnya Masih Diburu

Dalam pernyataan akhirnya, PMKRI menegaskan bahwa kritik ini bukan bentuk perlawanan, melainkan ekspresi tanggung jawab moral terhadap kondisi kepemudaan di NTB.

PMKRI Cabang Mataram menegaskan siap berkolaborasi apabila KNPI NTB membuka ruang perubahan dan kembali bekerja sesuai mandat organisasi untuk memajukan pemuda.

 

Berita Terkait

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’
Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah
Daftar Lengkap Pejabat NTB Beserta Posisi yang Dilantik Iqbal: 6 Bulan Jadi ‘Tiket’ Bertahan atau Angkat Kaki
Ketua FKMHB Ungkap Indikasi Error in Objecto Aset Serasuba, DPRD Bima Sebut Tanah Bukan Milik Pemkot
Pria Asal Sumenep Madura, Abul Chair Resmi Jadi Sekda NTB, Iqbal Ungkap Proses Panjang di Balik Layar
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:40 WIB

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?

Jumat, 10 April 2026 - 17:01 WIB

Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima

Jumat, 10 April 2026 - 09:58 WIB

Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’

Kamis, 9 April 2026 - 22:38 WIB

Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah

Berita Terbaru