Kurma Made in Lombok? BRIDA dan BRIN Siapkan Riset Kultur Jaringan di KLU

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 02:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Barat-
Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar pertemuan penting membahas rencana riset kultur jaringan kurma di Lombok Utara. Langkah ini dipandang strategis untuk mendukung pengembangan kurma sebagai komoditas unggulan baru di NTB, sekaligus menjawab kendala klasik dalam penyediaan bibit berkualitas.

Pertemuan tersebut dihadiri Tim Peneliti BRIN yang diketuai Dr. Ahmad Suriadi serta Tim BRIDA NTB melalui Koordinator Pokja Inovasi Hilirisasi dan Kemitraan, Lale Ira Amrita Sari, ST., M.M.Inov.

Baca Juga :  Wartawan Indonesia Bakal Dapat Rumah Subsidi, Menteri PKP dan PWI Sepakati 5.000 Unit

Fokus utama riset ini adalah mengatasi persoalan mendasar yang selama ini menghambat pengembangan kurma di NTB, mulai dari keterbatasan bibit unggul, lambatnya perbanyakan secara konvensional, produktivitas tanaman yang rendah, hingga minimnya pasokan bibit berkualitas yang berimplikasi pada keberlanjutan budidaya.

Menurut Dr. Ahmad Suriadi, kultur jaringan merupakan jawaban untuk mempercepat perbanyakan bibit.

“Melalui kultur jaringan, kita dapat mempercepat ketersediaan bibit unggul kurma sehingga pengembangannya lebih terjamin dan berkelanjutan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Lale Ira Amrita Sari. Ia menekankan bahwa riset ini bukan hanya solusi teknis, tetapi juga peluang ekonomi.

Baca Juga :  Lombok Sumbawa Nusantara Fair, Lebih Besar Lebih Meriah Ditengah Event MotoGP Mandalika 2024

“Kultur jaringan kurma bukan hanya solusi atas keterbatasan bibit, tetapi juga peluang besar bagi NTB untuk menciptakan nilai tambah ekonomi berbasis hasil riset dan teknologi. Dengan demikian, kita tidak hanya menanam, tetapi juga membangun ekosistem inovasi yang berdaya saing,” jelasnya.

Kolaborasi BRIDA NTB dan BRIN ini diharapkan menjadi model sinergi riset nasional-daerah yang mampu menjadikan Lombok Utara sebagai pusat pengembangan kurma berbasis inovasi di Indonesia.

 

Berita Terkait

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:24 WIB

Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Berita Terbaru