KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembinaan Koperasi Diskop UKM NTB Rahmadin saat Memimpin Apel Pagi di Halaman Kantor Diskop UKM NTB, Selasa (6/10/2026).

Kepala Bidang Pembinaan Koperasi Diskop UKM NTB Rahmadin saat Memimpin Apel Pagi di Halaman Kantor Diskop UKM NTB, Selasa (6/10/2026).

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Monitoring di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan salah satu isu yang menjadi perhatian berkaitan dengan Koperasi di Sektor Pertambangan.

Agenda tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Koperasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Provinsi NTB, Rahmadin, saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Diskop UKM NTB, Selasa (6/10/2026).

Dalam arahannya, Rahmadin meminta jajaran yang telah ditugaskan untuk mendampingi Tim Monitoring KPK agar hadir tepat waktu dan mempersiapkan agenda tersebut.

“Bapak-Ibu yang sudah ditugaskan untuk bersama dengan Tim Monitoring dari KPK, mohon bisa hadir jam 8 tepat di kantor kita,” ujarnya.

Rahmadin menyampaikan, agenda monitoring KPK menjadi salah satu rangkaian tugas yang harus menjadi perhatian jajaran Diskop UKM NTB. Monitoring tersebut salah satunya berkaitan dengan isu koperasi tambang.

Selain agenda bersama KPK, Diskop UKM NTB juga memiliki sejumlah agenda kedinasan ke Pulau Sumbawa.

Salah satunya berkaitan dengan penandatanganan kontrak bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di Wilayah Pulau Sumbawa.

Baca Juga :  Brimob Polda NTB Dapat Ujian Tangani Ancaman Bom di Bandara Sultan Kaharuddin

Rahmadin menjelaskan, Kepala Dinas Koperasi UKM NTB mendapat tugas dari pimpinan, dalam hal ini Gubernur NTB, untuk mendampingi sejumlah kegiatan di Pulau Sumbawa.

Setelah menyelesaikan agenda bersama KPK, Kepala Dinas dijadwalkan langsung bertolak menuju Pulau Sumbawa.

Dalam arahannya, Rahmadin juga menyampaikan sejumlah agenda internal, termasuk rencana pelatihan bendahara koperasi yang dialokasikan untuk 850 peserta di NTB.

Ia menekankan pentingnya kesiapan peserta, terutama dalam penggunaan laptop dan komputer karena peserta diwajibkan membawa laptop selama mengikuti pelatihan.

“Yang menjadi entry point kita nanti di pelatihan bendahara, bagaimana dengan beberapa bendahara yang notabene tidak memahami laptop, tidak memahami komputer. Di pelatihan ini diwajibkan untuk membawa laptop,” jelasnya.

Menurut Rahmadin, kemampuan menggunakan perangkat komputer menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan karena masih terdapat bendahara koperasi yang belum terbiasa menggunakan laptop maupun komputer.

Selain itu, Bidang Pembinaan Koperasi juga melakukan penyesuaian terhadap sejumlah kegiatan yang sebelumnya direncanakan dalam APBD murni untuk digeser ke APBD perubahan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi agar pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada banyaknya kegiatan, tetapi juga menghasilkan output dan dampak yang lebih besar terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah.

Baca Juga :  Bupati Dompu, Istri dan Paman Pimpinan DPRD Dilaporkan ke KPK, GERAK Gelar Aksi Jilid II

Sejumlah kegiatan akan digabungkan dan direncanakan pelaksanaannya di hotel. Selain mendukung efektivitas kegiatan, langkah tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi sektor perhotelan.

Menjelang akhir tahun, Rahmadin meminta seluruh bidang di lingkungan Diskop UKM NTB kembali melakukan review terhadap agenda dan kegiatan masing-masing.

Ia mengingatkan agar tidak ada kegiatan yang terlewat atau belum dilaksanakan, mengingat dalam waktu dekat, khususnya pada Oktober, APBD Perubahan berpotensi segera disahkan.

“Kegiatan-kegiatan di masing-masing bidang, harapan kami direview lagi. Ada tidak kegiatan kita yang terlewati atau yang belum, untuk segera kita laksanakan,” ujarnya.

Sementara terkait kegiatan UKM, Rahmadin menyampaikan salah satu kegiatan yang sebelumnya mengalami kegagalan lelang akan kembali dilaksanakan melalui proses lelang ulang dengan penyedia yang memenuhi persyaratan.

Menutup arahannya, Rahmadin mengajak seluruh jajaran Diskop UKM NTB menjaga semangat, kekompakan, serta kesehatan dalam menjalankan tugas.

“Yang penting kita juga harus menjaga kesehatan kita masing-masing,” pungkasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi
Kado Istimewa HUT ke-81 TNI untuk Bumi Gora, Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB
Pura-Pura Kehabisan Bensin dan Minta Bantuan, Pelaku Curas Ancam Korban dengan Parang
Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:55 WIB

400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:41 WIB

KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Berita Terbaru