Jelang MotoGP, Wagub NTB Umi Dinda Dorong UMKM Perempuan Kuasai Digital Marketing

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri Atau atau Umi Dinda Saat Membuka Pelatihan Digital Marketing dan Produk Halal Bagi Pelaku UMKM Perempuan Binaan BKOW NTB di Mataram.

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri Atau atau Umi Dinda Saat Membuka Pelatihan Digital Marketing dan Produk Halal Bagi Pelaku UMKM Perempuan Binaan BKOW NTB di Mataram.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram-  Menjelang Gelaran MotoGP, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Indah Dhamayanti Putri atau Umi Dinda mendorong pelaku UMKM perempuan untuk semakin siap menghadapi peluang pasar, salah satunya melalui penguatan kemampuan Digital Marketing.

Dorongan tersebut disampaikan Umi Dinda saat membuka Pelatihan Digital Marketing dan Produk Halal yang diikuti puluhan perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi NTB di Raudhah Auditorium Bank NTB Syariah Mataram, Jumat (2/10/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB Ahmad Masyhuri serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) NTB Windi Marlini Abul Chair.

Dalam arahannya, Umi Dinda menekankan pentingnya kesiapan pengetahuan dan keterampilan bagi pelaku UMKM. Terlebih, NTB kini menjadi lokasi berbagai kegiatan berskala nasional hingga internasional.

“Nusa Tenggara Barat hari ini adalah salah satu provinsi yang alhamdulillah mendapatkan kepercayaan dari kementerian/lembaga dan sejumlah organisasi untuk melaksanakan kegiatan yang berskala nasional, bahkan internasional. Nah, di tengah-tengah kesiapan kita semua sebagai tuan rumah yang baik, kita perlu terus memberikan penguatan, tempaan kepada sejumlah UMKM kita, agar Bapak/Ibu, kita tidak hanya bisa berharap bahwa jumlah UMKM kita terus meningkat, tetapi kita juga harus memastikan mereka memiliki kesiapan ilmu yang cukup,” ujarnya.

Baca Juga :  RUMPUN Serbu Kantor Wagub NTB, Bukan Demo, Tapi Bawa Misi Ini

Menurut Umi Dinda, momentum event internasional seperti MotoGP menjadi ruang penting bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan mengambil peluang Ekonomi yang tersedia.

Karena itu, kelompok UMKM, khususnya perempuan, didorong tidak hanya mengandalkan satu jenis usaha. Kemampuan membaca kebutuhan pasar dan memanfaatkan peluang lain dinilai penting agar produk lokal mampu mengisi kebutuhan masyarakat dan Wisatawan selama berlangsungnya berbagai kegiatan di NTB.

“Kepada ibu-ibu, agar setiap kelompok UMKM, jangan hanya bergerak di satu bidang saja, tetapi harus membaca dan melihat peluang-peluang lain, sehingga sekali lagi, kita tidak perlu mengundang keluarga kita dari Bali, dari Jawa, untuk mengisi ruang-ruang kosong di daerah kita, selama kita mampu dan menunjukkan kemampuan kita sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :  PT GNE Bikin Gaduh: Gubernur vs DPRD NTB Adu Urat Leher Soal Suntikan Dana Rp8 Miliar

Umi Dinda juga berharap pelatihan seperti ini tidak berhenti di tingkat provinsi. Menurutnya, jangkauan pembekalan perlu diperluas ke seluruh Kabupaten dan Kota di NTB, khususnya wilayah Pulau Sumbawa.

Kesempatan memperoleh pengetahuan dan pelatihan di tingkat provinsi, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM di daerah untuk terus berinovasi dan mengembangkan usaha.

Usai membuka pelatihan, Umi Dinda meninjau stan pameran UMKM yang menampilkan beragam produk lokal. Produk tersebut antara lain kain tenun khas, perhiasan mutiara, aneka kuliner, hingga kerajinan tas.

Beragam produk tersebut menunjukkan potensi usaha perempuan NTB yang dapat terus dikembangkan, termasuk melalui peningkatan kemampuan pemasaran digital dan pemanfaatan peluang pasar yang muncul dari berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Komisi V DPRD NTB Berguru ke Bali Soal Tata Kelola Pendidikan, Sumbangan atau Pungutan
Status Politik Musyafirin Disorot, Dekan FHISIP Unram: Kader Aktif Partai Tak Boleh Jadi Komisaris
Rp83,39 Miliar untuk Jalan Batu Dulang-Tepal, Iqbal: Lombok dan Sumbawa Harus Tumbuh Bersama
Pajak Motor di Atas 150 CC di NTB Naik Mulai 1 Oktober 2026, Ini Besarannya
MotoGP Mandalika Tak Boleh Cuma Ramai Saat Balapan, Wagub NTB Dorong Ekonomi Bergerak Sepanjang Tahun
HMI Cabang Dompu Desak Distanbun Buka Data Penerima Alsintan, Soroti Kelompok Tani Fiktif
Musyafirin Tolak Mundur dari PDIP, Tetap Jadi Komisaris Bank NTB Syariah, Rachmat Hidayat Pastikan Dipecat
Anggaran Rehab GOR Turide Mataram untuk PON 2028 Dinolkan DPR RI, Mori Hanafi: Sudah Dinolkan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Komisi V DPRD NTB Berguru ke Bali Soal Tata Kelola Pendidikan, Sumbangan atau Pungutan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Status Politik Musyafirin Disorot, Dekan FHISIP Unram: Kader Aktif Partai Tak Boleh Jadi Komisaris

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jelang MotoGP, Wagub NTB Umi Dinda Dorong UMKM Perempuan Kuasai Digital Marketing

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Rp83,39 Miliar untuk Jalan Batu Dulang-Tepal, Iqbal: Lombok dan Sumbawa Harus Tumbuh Bersama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pajak Motor di Atas 150 CC di NTB Naik Mulai 1 Oktober 2026, Ini Besarannya

Berita Terbaru