Perencanaan Rampung Juli, Kantor DPRD NTB Dibangun Akhir 2026 dengan Anggaran Rp100 Miliar Lebih

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 12:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Mori Hanafi saat menyampaikan rencana pembangunan ulang Kantor DPRD NTB di Mataram.

Anggota DPR RI Mori Hanafi saat menyampaikan rencana pembangunan ulang Kantor DPRD NTB di Mataram.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Rencana pembangunan ulang Kantor DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai memasuki tahap lanjutan. Anggota DPR RI Daerah Pemilihan NTB I Pulau Sumbawa, Mori Hanafi, menyampaikan bahwa proses perencanaan proyek tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2026 sebelum masuk ke penetapan nilai anggaran final yang diperkirakan menembus lebih dari Rp100 miliar.

Mori menjelaskan, angka kebutuhan pembangunan masih bersifat sementara dan akan diketahui secara pasti setelah desain teknis selesai disusun. Saat ini, proses perencanaan masih berjalan dan menjadi dasar utama dalam menentukan spesifikasi serta besaran anggaran proyek.

“Perencanaan ditargetkan selesai bulan Juli. Setelah itu baru ketemu angka pastinya berdasarkan hasil desain,” ujarnya, saat ditemui diruang kerja Koni NTB di Kota Mataram. Kamis (2/04/2026).

Mori Hanafi yang merupakan Anggota Komisi V DPR RI yang membidangi Infrastruktur, Transportasi, Daerah Tertinggal/ Transmigrasi serta Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ini menambahkan, pembangunan fisik gedung DPRD NTB telah menjadi kesepakatan bersama antara pimpinan DPR, Komisi IV DPRD Provinsi NTB, serta Komisi V DPR RI dalam pertemuan di Jakarta bersama pihak terkait.

Baca Juga :  DPRD Soroti Ruas Jalan NTB Tanpa Fasilitas Keamanan, Setiap Hari 1 Orang Meninggal Karena Kecelakaan

Kesepakatan tersebut mengarah pada dimulainya pembangunan pada tahun 2026, dengan target pelaksanaan fisik antara September hingga Desember.

Menurutnya, jika pembangunan dimulai pada akhir tahun, maka durasi pengerjaan diperkirakan sekitar satu tahun. Dengan skenario tersebut, penyelesaian proyek dapat berlangsung hingga 2027, termasuk tahap penyempurnaan fasilitas pendukung.

“Kalau mulai akhir tahun, pengerjaan bisa sekitar satu tahun. Jadi kemungkinan besar berlanjut sampai 2027 untuk penyempurnaan,” kata Mori.

Dalam rencana tersebut, gedung lama DPRD NTB akan dibongkar dan digantikan dengan bangunan baru yang lebih modern. Desain gedung juga akan mempertimbangkan kearifan lokal serta kebutuhan ruang kerja yang lebih representatif, termasuk kemungkinan perluasan struktur bangunan ke sisi kanan dan kiri.

Baca Juga :  Peduli Tanpa Henti, DPR RI Sari Yuliati Kembali Banjiri Bantuan Korban Banjir ke Warga Mataram

Selain itu, terdapat pembahasan terkait fasilitas penunjang seperti furnitur, ruang rapat, hingga sistem pendukung lainnya. Tidak seluruh kebutuhan tersebut dipastikan ditanggung melalui APBN, sehingga berpotensi memerlukan tambahan anggaran di luar pembangunan utama gedung.

Mori menyebutkan, kebutuhan tambahan untuk perlengkapan dan fasilitas pendukung diperkirakan berada pada kisaran Rp5 miliar hingga Rp10 miliar, “meski angka tersebut masih bersifat tentatif dan menunggu keputusan final,”katanya.

Ketua DPW Partai NasDem NTB Ini juga mendorong agar setiap anggota Dewan nantinya memiliki ruang kerja masing-masing yang akan diakomodasi dalam desain gedung baru.

Saat ini, proses perencanaan desain masih berjalan dan akan dipresentasikan kepada DPR RI serta DPRD Provinsi NTB sebelum masuk tahap pembangunan fisik.

Proyek pembangunan kantor DPRD NTB ini diharapkan dapat menghasilkan fasilitas legislatif yang lebih modern, fungsional, dan mampu menunjang peningkatan kinerja lembaga dalam jangka panjang.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

NTB Jadi Provinsi Pertama Terapkan SPM Terintegrasi, Umi Dinda Soroti Ego Sektoral
Dari Mandalika ke Panggung Dunia, Marshal NTB Kini Dipercaya di Sepang dan Formula E
Haul ke-3 TGH Lalu Muh. Thahir Badri, Pemprov NTB Tegaskan Pesantren Benteng Spiritual dan Moral Masyarakat
Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB, Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Daerah
Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya
KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:20 WIB

NTB Jadi Provinsi Pertama Terapkan SPM Terintegrasi, Umi Dinda Soroti Ego Sektoral

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Dari Mandalika ke Panggung Dunia, Marshal NTB Kini Dipercaya di Sepang dan Formula E

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Haul ke-3 TGH Lalu Muh. Thahir Badri, Pemprov NTB Tegaskan Pesantren Benteng Spiritual dan Moral Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB, Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Berita Terbaru