NTB Ekspor Vanili, Kemiri, dan Furnitur ke Eropa dan Amerika, Gubernur Miq Iqbal: Saatnya Kita Goyang Pasar Global

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram –
Aroma vanili NTB kini tercium hingga Negeri Paman Sam, kemiri pun ngegas ke Jepang, sementara perabotan rumah tangga asal Bumi Gora siap jadi primadona di ruang tamu warga Eropa. Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal atau akrab disapa Miq Iqbal, melepas langsung ekspor komoditas lokal dalam acara Kick Off NTB Investments Challenge di Kantor BI NTB, Selasa, 23 Juli 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Miq Iqbal sapaan Gubernur mengungkapkan rasa suka citanya atas berbagai produk lokal asli NTB yang kembali bisa mencapai pasar internasional. Produk-produk yang diekspor pada kesempatan kali ini di antaranya, 4 ton vanili ke Amerika Serikat, 5 ton kemiri ke Jepang, 1 kontainer home decor ke Jerman, dan 1 kontainer Furniture ke Spanyol.

Baca Juga :  Mori Hanafi dan Gubernur Iqbal Sama-sama TMS, Gagal Maju Calon Ketua KONI NTB 2026-2030

“Saya kira ini adalah langkah yang baik dan saya mengungkapkan bahwa teman-teman di provinsi maupun di kabupaten dan kota sama-sama untuk bisa meningkatkan lebih banyak lagi produk lokal yang bisa kita masukan ke dunia internasional,” ucap Miq Iqbal, sapaan Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Miq Iqbal juga mendorong adanya hilirasi pada produk ekspor yang ada di Provinsi NTB, khususnya produk vanili kering. Miq Iqbal berharap, importir Vanili yang berasal dari Amerika dapat berinvestasi di NTB dan mendirikan industri pengolahan vanili. Sehingga kedepannya NTB tak lagi hanya mengekspor vanili kering tetapi bisa langsung mengekspor berbagai olahannya di pasar internasional.

Baca Juga :  Diminta Bangun Nurani, Bukan Gedung-Ini 11 Jenis Tembakan KAMMI ke Gubernur dan DPRD NTB

“Artinya kita bisa lakukan hilirisasi di sini dan ini berlaku untuk banyak jenis industri kita. Pemprov bersama BI dan stake holder lain will do our best, kita bantu investor bisa nyaman investasi di sini,” ungkap Gubernur.

Gubernur menambahkan, jika hilirasi produk ekspor terus dilakukan, impact ekonominya akan besar untuk menjadikan NTB semakin makmur dan mendunia.

Terakhir dalam sambutannya, Miq Iqbal menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bank Indonesia di NTB yang terus konsisten mendampingi para UMKM lokal untuk bisa menembus pasar Internasional. Gubernur berharap kolaborasi yang baik bisa terus terjalin kedepannya. “Kita siap bersama-sama membangun NTB untuk mendunia,” tutupnya.

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru