31 Ruas Jalan Di NTB Butuh Perbaikan, Biaya Pengaspalan Perkilometer Capai Rp4,5 Miliar

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Nusa Tenggara Barat (D-PUPR NTB) Sebut panjang jalan provinsi di NTB mencapai 1.484 km. Sementara sebanyak 31 ruas jalan masih berstatus belum mantap. Untuk memperbaiki 31 ruas jalan tersebut, total anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. Sementara 11,79 km di antaranya mengalami kerusakan berat akibat tanah longsor, banjir, dan faktor lainnya.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas PUPR NTB, Lies Nurkomalasari saat ditemui sejumlah wartawan usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPRD NTB, Rabu (22/01/2025) kemarin.

Baca Juga :  Sekda Abul Chair Ajak ASN NTB Jadi ‘KOLOTAN’

Selain itu, Lies juga mengklaim untuk saat ini, 74 persen ruas jalan di NTB masih dalam kondisi bagus. Pada Rapat RDP dengan DPRD NTB Dinas PUPR NTB usulkan sejumlah ruas jalan prioritas yang akan diperbaiki pada tahun anggaran 2025 antara lain yaitu Jalan Tanjung Geres menuju Poh Gading, Lombok Timur, Jalan Kebon Ayu menuju Lembar, Lombok Barat.

“Khusus untuk jalan Kebon Ayu menuju Lembar, kami telah merencanakan perbaikan dan pelebaran pada tahun 2025,” ungkapnya.

Baca Juga :  Darurat Narkoba, Aliansi Pemuda Mataram Desak Pelaksanaan Tes Urin Pejabat Pemkot Mataram

Ia juga menjelaskan, untuk perbaiki jalan  membutuhkan biaya yang tidak sendikit.

“Perbaikan jalan ini membutuhkan biaya besar. Perkilometernya saja kita butuh Angggaran sekitar Rp3,5-4,5 miliar, itu juga tergantung pada tingkat kerusakan dan pelebaran yang diperlukan,”ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Lies mengaku anggaran pemeliharaan jalan di Pulau Sumbawa mencapai Rp10,7 miliar. Sedangkan, anggaran untuk perbaikan jalan di Lombok hanya sebesar Rp758 juta.

“Ini kenapa lebih besar di Pulau Sumbawa? Ya itu kan sudah disetujui tahun lalu,” tandas Lies.

 

Berita Terkait

Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini
Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB
Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo
Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, Getaran Dirasakan hingga Bima, Warga Panik
Sinta M. Iqbal Terpilih Aklamasi Pimpin PMI NTB, Bukan Cari Jabatan tapi Siap Hadir Saat Ada Air Mata
Gubernur NTB Soroti Lemahnya Rencana Bencana, Minta Semua Tak Lagi Tunggu Perintah
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya

Berita Terbaru