Jelang Pencoblosan Pilkada NTB 2024, KAHMI Ingatkan Hal ini Ke Masyarakat, Penyelenggara, Parpol dan Calon

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 20 November 2024 - 06:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Pesta Demokrasi yakni Pikada (Pemilihan Kepala Daerah) baik itu Bupati, Wali Kota dan Gubernur bakal digelar secara serentak di wilayah Indonesia pada 27 November 2024 yang tinggal menghitung hari, tidak terkecuali Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menyikapi hal itu, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) menyampaikan sejumlah pesan.

Bajang Asrin meminta agar pelaksanaan Pilkada yang terselenggara secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sebagai komitmen seluruh komponen dan kekuatan di Kabupaten, Kota di Provinsi NTB.

“Kepada seluruh penyelenggara, pengawas, partai politik, pasangan Calon Bupati, Wali Kota dan Calon Gubernur NTB, aparatur keamanan, media massa agar tetap melakukan ikhtiar yang terbaik sesuai fungsi masing-masing dalam menyukseskan Penyelenggara Pesta Demokrasi 5 tahunan tersebut,”ujar Koordinator Presidium KAHMI Kota Mataram Bajang Asri dalam keterangan kepada media ini, Mataram, Rabu 20 November 2024.

Untuk memastikan pelaksanaan Pikada NTB 2024 ini berjalan dari awal sampai akhir berlangsung aman, damai, tertib, lancar dan terselenggara dengan sebaik-sebaiknya tanpa kecurangan dan penyimpangan, Bajang Asrin menilai , agar semua Kandidat dan Timses Menyampaikan ide dan gagasan dengan cara yang baik.

“Tanpa memanfaatkan Isu Agama, Sara, menggunakan kata-kata yang baik, tidak menggunakan isu Kedaerahan yang dapat memicu terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan, yang bisa mencederai dan merusak nama baik NTB,” ujarnya

Baca Juga :  Tiap Tahun, Dinsos NTB Kucurkan Rp1,4 Miliar Untuk Anak di Lotim

Akademisi Kampus Unran ini juga juga berpesan kepada semua pihak agar menggunakan hari-hari menjelang dan sesudah pemilihan sebagai peluang terbaik untuk secara bersama-sama menciptakan suasana yang betul-betul tenang, aman, damai dan baik.

“Semua komponen, Tokoh, dan elemen masyarakat di NTB memanfaatkan waktu yang baik tersebut sebagai momentum menumbuhkan spritualitas kolektif untuk merekat ikatan persaudaraan dan menurunkan tensi ketegangan politik sehingga pada hari pelaksanaan Pencoblosan nanti benar-benar kondusif,”ungkapnya.

Lebih lanjut Bajang Asrin menegaskan, agar para penyelenggara pemilu dan institusi terkait agar bekerja secara profesional, netral, terpercaya, jujur dan adil untuk memastikan setiap warga negara yang memiliki hak pilih dapat memilih secara bebas, aman dan rahasia dan terpenuhi hak politiknya.

“Penyelenggaraan Pesta Demokrasi di NTB ini harus berjalan sesuai perundang-undangan yang berlaku,”pesannya.

“Sekaligus dapat menjawab kritik sebagian masyarakat yang meragukan kompetensi dan independensi melalui penyelenggara yang seksama dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan konstitusional,” tegasnya.

Selain itu, Bajang Asrin mengimbau Masyarakat, khususnya pengguna platform digital seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, Tiktok untuk lebih bijak saat menerima dan meneruskan informasi yang berkaitan dengan Pilkada.

Baca Juga :  Kapoknya di Mana? Residivis Narkoba di Kota Mataram Nyabu Lagi, Rumah Gubuk Jadi Diskotik Mini

“Saya imbauan kepada masyarakat di NTB pengguna WhatsApp, Facebook, Instagram, Tiktok. Saya mohon kepada saudara-saudaraku, bapak-bapak, ibu-ibu, dan semua pengguna tolong kendalikan jempolnya, Komentar dan bahasanya agar tidak memicu ketersinggungan diantara sesama saudara, karena beda Pilihan dan dukungan yang menyebabkan perpecahan sesama saudara anak bangsa,” katanya.

KAHMI Kota Mataram, mengingatkan agar masyarakat selalu melakukan cek and ricek atau mencari kebenaran informasi yang diterima sebelum diteruskan melalui berbagai kanal. Hal itu, ditujukan agar menghindari penyebaran informasi yang keliru atau mis informasi.

“Sebelum mempercayai terhadap isu yang beredar di Platform media digital, cek dulu kebenaran informasinya. Jika pesan atau konten meragukan, tidak jelas sumbernya, provokatif dan manipulatif maka sebaiknya tidak usah ikut disebar,” tegasnya.

Dihadapan media ini, Bajang Asrin juga mengajak berbagai organisasi, komunitas hingga seluruh elemen masyarakat di NTB untuk bersama-bersama menggaungkan narasi Pilkada Damai 2024 yang menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan persatuan sesama warga di NTB.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat di NTB untuk bergerak bersama menggelorakan ruang digital yang sehat dan kondusif sepanjang Pilkada NTB 2024 demi NTB tercinta, tanpa kebencian, kebohongan dan provokatif,” ungkapnya.

Berita Terkait

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT
HUT ke-81, Iqbal Sentil Pembangunan Lombok Tengah: Jangan Cuma Hebat Tiga Hari Saat MotoGP
Jalan Rusak di Bima Ditimbun Polisi, Dinas PU NTB Sebut Perbaikan Oktober dari APBD-P
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10 WIB

NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi

Berita Terbaru