SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Menjelang Gelaran MotoGP, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Indah Dhamayanti Putri atau Umi Dinda mendorong pelaku UMKM perempuan untuk semakin siap menghadapi peluang pasar, salah satunya melalui penguatan kemampuan Digital Marketing.
Dorongan tersebut disampaikan Umi Dinda saat membuka Pelatihan Digital Marketing dan Produk Halal yang diikuti puluhan perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi NTB di Raudhah Auditorium Bank NTB Syariah Mataram, Jumat (2/10/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB Ahmad Masyhuri serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) NTB Windi Marlini Abul Chair.
Dalam arahannya, Umi Dinda menekankan pentingnya kesiapan pengetahuan dan keterampilan bagi pelaku UMKM. Terlebih, NTB kini menjadi lokasi berbagai kegiatan berskala nasional hingga internasional.
“Nusa Tenggara Barat hari ini adalah salah satu provinsi yang alhamdulillah mendapatkan kepercayaan dari kementerian/lembaga dan sejumlah organisasi untuk melaksanakan kegiatan yang berskala nasional, bahkan internasional. Nah, di tengah-tengah kesiapan kita semua sebagai tuan rumah yang baik, kita perlu terus memberikan penguatan, tempaan kepada sejumlah UMKM kita, agar Bapak/Ibu, kita tidak hanya bisa berharap bahwa jumlah UMKM kita terus meningkat, tetapi kita juga harus memastikan mereka memiliki kesiapan ilmu yang cukup,” ujarnya.
Menurut Umi Dinda, momentum event internasional seperti MotoGP menjadi ruang penting bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan mengambil peluang Ekonomi yang tersedia.
Karena itu, kelompok UMKM, khususnya perempuan, didorong tidak hanya mengandalkan satu jenis usaha. Kemampuan membaca kebutuhan pasar dan memanfaatkan peluang lain dinilai penting agar produk lokal mampu mengisi kebutuhan masyarakat dan Wisatawan selama berlangsungnya berbagai kegiatan di NTB.
“Kepada ibu-ibu, agar setiap kelompok UMKM, jangan hanya bergerak di satu bidang saja, tetapi harus membaca dan melihat peluang-peluang lain, sehingga sekali lagi, kita tidak perlu mengundang keluarga kita dari Bali, dari Jawa, untuk mengisi ruang-ruang kosong di daerah kita, selama kita mampu dan menunjukkan kemampuan kita sendiri,” tegasnya.
Umi Dinda juga berharap pelatihan seperti ini tidak berhenti di tingkat provinsi. Menurutnya, jangkauan pembekalan perlu diperluas ke seluruh Kabupaten dan Kota di NTB, khususnya wilayah Pulau Sumbawa.
Kesempatan memperoleh pengetahuan dan pelatihan di tingkat provinsi, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM di daerah untuk terus berinovasi dan mengembangkan usaha.
Usai membuka pelatihan, Umi Dinda meninjau stan pameran UMKM yang menampilkan beragam produk lokal. Produk tersebut antara lain kain tenun khas, perhiasan mutiara, aneka kuliner, hingga kerajinan tas.
Beragam produk tersebut menunjukkan potensi usaha perempuan NTB yang dapat terus dikembangkan, termasuk melalui peningkatan kemampuan pemasaran digital dan pemanfaatan peluang pasar yang muncul dari berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










