Gubernur NTB Turun Tangan, Ternak Akhirnya Bisa Melintas Bali hingga Tanggal Ini

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Perjuangan keras Gubernur NTB akhirnya membuahkan hasil. Setelah sekian lama menghadapi kesulitan, ternak asal NTB kini diberi lampu hijau untuk melintas melalui Bali, meski hanya hingga 30 April. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi NTB, Muhamad Riadi, S.P., M.Ec.Dev., mengungkapkan langsung bagaimana upaya luar biasa itu dilakukan.

“Pak Gubernur sampai telepon langsung ke pihak Bali. Alhamdulillah, dikasih kesempatan melintas sampai tanggal 30 April. Ini luar biasa, selama ini kan kita tidak pernah dikasih melintas Bali,” ujar Riadi saat dikonfirmasi, Selasa (29/4).

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda Ultimatum Pejabat: Tunjukkan Profesionalisme, Kepala Sekolah Diminta Berbenah

Kesempatan ini tak datang dua kali. Riadi pun mengingatkan keras para pelaku usaha peternakan agar segera bergerak cepat memanfaatkan waktu yang tersisa.

“Lewat tanggal 30, kita kembali ke aturan normal. Tidak dikasih lagi lewat Bali. Jadi saya dorong teman-teman pelaku usaha segera proses surat pernyataan, jangan numpuk lagi,” tegasnya.

Baca Juga :  Tak Ingin Lagi Bergantung ke Jawa, Disnakkeswan NTB Target Mandiri Produksi Embrio Sapi

Dalam pengalaman terakhir, Disnakkeswan meminta pelaku usaha ternak membuat surat pernyataan resmi bermaterai sebagai syarat mendapatkan rekomendasi pengiriman ternak via Bali. Riadi berharap seluruh pihak terlibat menjaga kedisiplinan, agar jalur distribusi ternak dari Pulau Sumbawa tetap lancar dan tak kembali tersendat.

“Kedisiplinan adalah kunci. Kita sudah dapat kelonggaran, jangan disia-siakan,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Komisi V DPRD NTB Berguru ke Bali Soal Tata Kelola Pendidikan, Sumbangan atau Pungutan
Status Politik Musyafirin Disorot, Dekan FHISIP Unram: Kader Aktif Partai Tak Boleh Jadi Komisaris
Jelang MotoGP, Wagub NTB Umi Dinda Dorong UMKM Perempuan Kuasai Digital Marketing
Rp83,39 Miliar untuk Jalan Batu Dulang-Tepal, Iqbal: Lombok dan Sumbawa Harus Tumbuh Bersama
Pajak Motor di Atas 150 CC di NTB Naik Mulai 1 Oktober 2026, Ini Besarannya
MotoGP Mandalika Tak Boleh Cuma Ramai Saat Balapan, Wagub NTB Dorong Ekonomi Bergerak Sepanjang Tahun
HMI Cabang Dompu Desak Distanbun Buka Data Penerima Alsintan, Soroti Kelompok Tani Fiktif
Musyafirin Tolak Mundur dari PDIP, Tetap Jadi Komisaris Bank NTB Syariah, Rachmat Hidayat Pastikan Dipecat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Komisi V DPRD NTB Berguru ke Bali Soal Tata Kelola Pendidikan, Sumbangan atau Pungutan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Status Politik Musyafirin Disorot, Dekan FHISIP Unram: Kader Aktif Partai Tak Boleh Jadi Komisaris

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jelang MotoGP, Wagub NTB Umi Dinda Dorong UMKM Perempuan Kuasai Digital Marketing

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Rp83,39 Miliar untuk Jalan Batu Dulang-Tepal, Iqbal: Lombok dan Sumbawa Harus Tumbuh Bersama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pajak Motor di Atas 150 CC di NTB Naik Mulai 1 Oktober 2026, Ini Besarannya

Berita Terbaru