SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menyoroti Pola Pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dinilai perlu Dievaluasi. Ia menginginkan Pembinaan tidak sekadar membuat Pelaku Usaha tampil dalam Pameran, tetapi mampu Melahirkan UMKM baru, mendorong Inovasi Produk, dan membuka Lapangan Kerja.
Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal itu mengaku bosan melihat pelaku UMKM yang tampil dalam berbagai Pameran kerap berasal dari Kelompok yang sama dari tahun ke tahun. Karena itu, ia Menegaskan keberhasilan Pembinaan harus diukur dari Kemampuan menumbuhkan Pelaku Usaha Baru.
“KPI kita dalam hal pembinaan UMKM ini adalah seberapa banyak UMKM baru yang bisa kita ortukan (tumbuhkan) gitu Benar-benar. Karena saya itu sampai bosan tuh melihatnya, tiap ketemu aja UMKM, ini lagi-lagi,” ujar Gubernur, Senin (12/10/2026).
Menurutnya, Pemerintah Provinsi NTB bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB perlu memperkuat sinergi agar pembinaan UMKM menghasilkan perubahan nyata. Fokusnya bukan hanya pada banyaknya kegiatan Pameran, melainkan juga Peningkatan Kualitas Produk, Inovasi, dan perluasan Kesempatan kerja.
Miq Iqbal juga mendorong produk Kerajinan Lokal agar tidak berhenti sebagai handicraft atau kerajinan tangan biasa, tetapi berkembang menjadi karya Seni (art) yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.
Melalui penguatan Ide, Desain Kreatif, dan Kurasi Produk yang tepat, para perajin lokal diharapkan mampu menghadirkan karya dengan identitas dan nilai estetika yang kuat. Dengan begitu, Produk UMKM tidak hanya bersaing dari sisi harga dan jumlah Produksi, tetapi juga dari kualitas serta keunikan karya.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan Bank Indonesia NTB, Hario Kartiko Pamungkas, menyampaikan bahwa BI juga memberikan perhatian besar terhadap penciptaan lapangan kerja melalui Pembinaan Sektor UMKM.
BI berkomitmen menyesuaikan program pendampingan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh Masyarakat, terutama melalui perluasan Kesempatan Kerja dan Pengembangan Usaha.
Sinergi Pemprov NTB dan Bank Indonesia diharapkan mampu memperkuat Inovasi, Memperluas Jejaring Pasar, serta mendorong lahirnya Wirausaha baru di setiap Desa. Dengan pendekatan tersebut, UMKM NTB diharapkan semakin berdaya saing dan memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan Masyarakat
Penulis : SUMBAWAPOST.com











