SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Operasi Pemberantasan Narkoba kembali menyasar Lingkungan Karang Bagu, Kelurahan Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Dalam operasi yang digelar Polresta Mataram pada Jumat (16/10/2026), Polisi menyisir sejumlah gang, menggeledah Tujuh Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan mengamankan 19 Pria untuk menjalani pemeriksaan.
Dari operasi tersebut, petugas turut menyita sejumlah barang bukti, termasuk 4,74 gram yang diduga Narkotika jenis sabu.
Operasi Kampung Sarang Narkoba itu dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP Abisatya Darma Wiryatmaja. Penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menekan peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika di Wilayah Hukum Polresta Mataram.
“Hari ini kita melaksanakan operasi penggerebekan Kampung Sarang Narkoba di Lingkungan Karang Bagu, Cakranegara. Hasilnya, kami mengamankan 19 terduga dan berbagai barang bukti, termasuk sabu. Ada tujuh TKP yang kami geledah dalam operasi ini,” ungkap AKP Abisatya kepada awak media seusai kegiatan.
AKP Abisatya menjelaskan, operasi tersebut bermula dari penyelidikan berdasarkan informasi yang diterima Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram.
Dari informasi itu, petugas mengidentifikasi Seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran Narkotika. Setelah pria tersebut diamankan, Polisi mengembangkan penyelidikan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk Seseorang yang diduga berperan sebagai penyedia barang.
Keterangan awal dari pihak yang lebih dahulu diamankan kemudian menjadi petunjuk bagi petugas untuk menelusuri sejumlah lokasi lain di Kawasan Karang Bagu.
“Awalnya kami mengamankan satu orang yang diduga sebagai Pengedar. Kemudian, dari hasil pengembangan, diketahui adanya terduga yang diduga sebagai bandar atau penyedia barang tersebut. Dari keterangan awal, kami memperoleh informasi mengenai terduga lainnya,” jelasnya.
Berbekal informasi tersebut, petugas bergerak menyusuri gang demi gang dan menggeledah sejumlah lokasi yang dicurigai berkaitan dengan aktivitas Narkotika.
Pengembangan penyelidikan itu berujung pada diamankannya sejumlah orang lainnya hingga total 19 pria. Polisi kini mendalami keterkaitan mereka dengan dugaan peredaran Narkotika di Kawasan tersebut.
Meski 19 pria telah diamankan, polisi belum menyimpulkan peran Masing-masing. Pemeriksaan dan penyidikan masih berlangsung untuk menentukan tingkat keterlibatan mereka berdasarkan Alat bukti yang diperoleh.
AKP Abisatya menegaskan, penanganan terhadap para terduga akan disesuaikan dengan hasil penyidikan. Pihak yang terbukti terlibat sebagai Penyediaan, Bandar, Pengedar, atau Kurir akan diproses sesuai ketentuan Hukum. Sementara itu, mereka yang terbukti sebagai pengguna akan dikoordinasikan dengan BNN Kota Mataram untuk penanganan rehabilitasi sesuai aturan yang berlaku.
“Kami akan melakukan Penyidikan untuk mengetahui peran Masing-masing. Bagi yang terbukti sebagai penyedia atau bandar maupun Pengedar dan Kurir, tentu akan diproses sesuai Undang-undang yang berlaku. Sementara, bagi terduga yang terbukti sebagai pengguna, penanganannya akan dikoordinasikan dengan BNN Kota Mataram untuk proses rehabilitasi sesuai ketentuan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengungkapan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polresta Mataram untuk memutus mata rantai peredaran Narkotika, mulai dari pihak yang diduga menyediakan barang hingga jaringan distribusinya.
Kepolisian juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui dugaan peredaran Narkotika di Lingkungan Masing-masing.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat Polri, yakni Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba, Polisi Bersama Masyarakat.
Semangat itu menjadi landasan bagi Satresnarkoba Polresta Mataram dalam mengedepankan penegakan Hukum sekaligus penanganan pengguna sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, pemeriksaan terhadap 19 pria yang diamankan masih berlangsung. Polisi terus mendalami peran Masing-masing dan membuka kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan dugaan peredaran Narkotika di kawasan Karang Bagu.
Penulis : SUMBAWAPOST.com











