Gempa M7,7 Guncang NTT, PMI NTB Gercep: 300 Paket Bantuan dan Relawan Dikirim

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) PMI NTB Fahrul Mustofa Bersama Sejumlah Anggota Saat Menyalurkan Bantuan Masyarakat Untuk Korban Gempa di Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) PMI NTB Fahrul Mustofa Bersama Sejumlah Anggota Saat Menyalurkan Bantuan Masyarakat Untuk Korban Gempa di Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

SUMBAWAPOST.com™| Mataram- Gempa Bumi Berkekuatan M7,7 Mengguncang Wilayah 30 Kilometer Timur Laut Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu pagi, (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB.

Merespons Bencana tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Bergerak Cepat (Gercep) Mengirim Bantuan untuk Masyarakat terdampak di sejumlah Wilayah Flores.

Sebanyak 300 paket bantuan disiapkan PMI NTB. Selain logistik, PMI juga mengerahkan Personel Relawan untuk Membantu Proses Asesmen, Evakuasi, Pertolongan Pertama, hingga Penanganan Warga terdampak di Lokasi Bencana.

Relawan PMI NTB dikoordinasikan langsung oleh Ketua Bidang Penanggulangan Bencana (PB) PMI NTB, Lalu Mudahan.

Plt Ketua PMI NTB NS Lalu Doddy Setiawan Mengatakan Mobilisasi Relawan menjadi langkah awal PMI dalam Merespons Kondisi Masyarakat setelah Gempa.

“Untuk hari ini, sesuai intruksi Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, maka fokus yang dilakukan yakni, Mobilisasi Relawan untuk melakukan Asesmen dan Membantu Proses Evakuasi, Pertolongan Pertama bagi Warga terdampak yang terluka, termasuk juga segera Mendirikan Tenda-tenda Darurat agar Masyarakat dapat segera mengungsi,” ujar Plt Ketua PMI NTB NS Lalu Doddy Setiawan, Minggu (16/8/2026).

Berdasarkan Asesmen awal, PMI NTB mencatat Sejumlah Kebutuhan Mendesak Masyarakat terdampak Gempa NTT.

Kebutuhan tersebut meliputi Tenda, Terpal, Air Bersih, Makanan Siap Saji, Obat-obatan, Alat Berat dan Genset.

Karena NTB merupakan salah satu Wilayah yang relatif Dekat dengan Lokasi Bencana, PMI NTB langsung Menyiapkan bantuan Logistik untuk dikirim Menuju NTT.

Bantuan yang disiapkan terdiri dari 75 Hygiene Kit, 75 selimut, 75 matras dan 75 terpal. “Bantuan yang kami siapkan ini melengkapi bantuan yang dikirimkan oleh BPBD NTB, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan NTB. Nanti, semua bantuan sesuai arahan Pak Gubernur menjadi satu kesatuan bersama untuk dapat meringankan beban Para Korban Gempa NTT,” katanya.

Baca Juga :  Etika Penyelenggara Pemilu Dan Masa Depan Demokrasi: Pelajaran Dari Pusat Hingga Lombok Timur

Bantuan PMI NTB dijadwalkan diberangkatkan melalui Jalur Darat menggunakan Truk Besar yang Disiapkan BPBD NTB.

“Bantuan dari PMI NTB dijadwalkan pada pukul 16.00, sore ini akan dikirimkan ke NTT melalui jalur darat Menggunakan Truk Besar yang disiapkan BPBD NTB,” sambung Lalu Doddy.

Pengiriman bantuan tidak hanya berupa kebutuhan Logistik. PMI NTB juga mengerahkan Relawan untuk Mendukung Penanganan Kemanusiaan di Wilayah terdampak.

Relawan akan membantu Proses Asesmen Kondisi di Lapangan, Evakuasi, Pertolongan Pertama bagi Warga yang terluka, hingga kebutuhan mendesak lainnya.

PMI NTB terus melakukan Koordinasi dan Asesmen bersama PMI Pusat serta PMI di Wilayah terdampak untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan Masyarakat.

Langkah tersebut menjadi penting agar bantuan yang dikirim tidak hanya cepat sampai, tetapi juga tepat sasaran.

Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) PMI NTB, Fahrul Mustofa, mengatakan bantuan Masyarakat yang dihimpun PMI NTB akan diserahkan ke Posko NTT untuk selanjutnya didistribusikan kepada Warga terdampak.

“Distribusi bantuan Masyarakat diserahkan ke Posko NTT,” ujar Fahrul.

Ia menjelaskan, Stok bantuan yang berada di Gudang Regional PMI NTB dikirim menuju NTT bersama Truk BPBD NTB.

Setelah tiba di NTT, bantuan diarahkan melalui Posko Induk sehingga distribusinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan Masyarakat di Masing-masing Wilayah terdampak.

“Biasanya terparah Gempa di NTT yakni, Nagekeo, Maumere, Labuhan Bajo. Tapi kita serahkan ke Posko Induk biasanya sehingga bantuan bisa tepat Sasaran,” jelasnya.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Tiup Lilin, HUT ke-67 NTB 2025 Usung ‘Gerak Cepat, NTB Hebat’, Perayaan Digilir ke 10 Daerah

Menurut Fahrul, mekanisme tersebut dilakukan agar bantuan tidak menumpuk di satu Lokasi. Penyaluran akan mengikuti hasil Asesmen dan Perkembangan Kondisi di Lapangan.

Respons Kemanusiaan PMI juga membuka ruang bagi Masyarakat untuk ikut membantu Warga terdampak Gempa NTT.

Lalu Doddy mengatakan PMI Pusat telah membuka Kesempatan bagi Masyarakat untuk menyalurkan Donasi Kemanusiaan melalui Lima Rekening Bank dan QRIS guna mendukung Operasional Kemanusiaan dalam Skala Besar.

Informasi Rekening Donasi dapat diperoleh melalui akun Instagram Resmi PMI @palangmerah_indonesia.

“Dan, selain Donasi Dana, Masyarakat juga dapat memberikan dukungan Berupa Beras, Bahan Makanan, dan Pakaian Layak Pakai. Intinya, PMI akan siap Menyalurkan dan Mengirimkan Kebutuhan Paling Mendesak di Lapangan,” tandas NS Lalu Doddy Setiawan.

Fahrul mengatakan langkah PMI NTB tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla yang menekankan bahwa Bencana Merupakan Persoalan Kemanusiaan yang membutuhkan Kepedulian dan Dukungan Bersama.

“Harapannya sesuai arahan Ketua Umum Jusuf Kalla Bahwa Bencana tersebut sebagai Persoalan Kemanusiaan yang membutuhkan Kepedulian dan Dukungan Bersama,” katanya.

Fahrul juga Menyampaikan arahan Pj JK bahwa setiap Bencana harus menjadi Perhatian Bersama dan Mendorong seluruh Pihak untuk Membantu Masyarakat yang terdampak.

Jusuf Kalla turut mengajak Masyarakat Memberikan Bantuan kepada Warga yang terdampak Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur.

PMI NTB memastikan Koordinasi dan Asesmen terus dilakukan bersama PMI Pusat dan PMI di wilayah terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan yang dikirim sesuai kebutuhan Masyarakat di Lokasi Bencana.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Sinta M. Iqbal Terpilih Aklamasi Pimpin PMI NTB, Bukan Cari Jabatan tapi Siap Hadir Saat Ada Air Mata
Gubernur NTB Soroti Lemahnya Rencana Bencana, Minta Semua Tak Lagi Tunggu Perintah
Pemprov NTB Turun Tangan ke Pulau Bungin, 500 Nelayan Difasilitasi 2026, 5.000 pada 2027
Pulau Bungin Jadi Pilot Project NTB, Legalitas Usaha hingga Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Dibidik
Gubernur NTB Bongkar Masalah Tambak Udang di Sumbawa
Taliwang Sabet Juara Umum MTQ XXII KSB, Brang Ene Ditunjuk Jadi Tuan Rumah 2027
Unram Diharapkan Jadi Rumah Penyelesaian Masalah NTB, Bukan Sekadar Penghasil Lulusan
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Etalase UMKM NTB, Sinta M. Iqbal Tekankan Kualitas dan Pelayanan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Sinta M. Iqbal Terpilih Aklamasi Pimpin PMI NTB, Bukan Cari Jabatan tapi Siap Hadir Saat Ada Air Mata

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Gubernur NTB Soroti Lemahnya Rencana Bencana, Minta Semua Tak Lagi Tunggu Perintah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Pemprov NTB Turun Tangan ke Pulau Bungin, 500 Nelayan Difasilitasi 2026, 5.000 pada 2027

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Pulau Bungin Jadi Pilot Project NTB, Legalitas Usaha hingga Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Dibidik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Gubernur NTB Bongkar Masalah Tambak Udang di Sumbawa

Berita Terbaru

Gubernur NTB Dr Lalu Muhamad Iqbal Saat Meninjau Tambak Undang di Wilayah Pulau Kaung, Kabupaten Sumbawa, dan Menyoroti Kondisi IPAL Serta Kendala Perizinan.

Pemerintahan

Gubernur NTB Bongkar Masalah Tambak Udang di Sumbawa

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:24 WIB