Gedung DPRD NTB Hangus, Mori Hanafi Dorong Pemerintah Prioritaskan Pembangunan Kembali

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 14:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Jakarta – Anggota DPR RI, Mori Hanafi, menyoroti kondisi kantor DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang hangus terbakar dan meminta pemerintah untuk segera memasukkan pembangunan kembali gedung tersebut ke dalam perencanaan prioritas nasional.

Dalam rapat kerja di DPR RI, Mori Hanafi menyampaikan, “Yang pertama, sama dengan Pak Hamka, bahwa DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat itu hangus terbakar, tanpa sisa. Jadi mohon agar segera dimasukkan ke perencanaan pembangunan,” tegasnya. Kamis (4/09/2025).

Mori Hanafi Dapil NTB I (Pulau Sumbawa) menekankan urgensi penyelesaian pembangunan gedung baru mengingat fungsi DPRD sebagai lembaga legislatif sangat vital bagi jalannya pemerintahan dan pelayanan publik. Gedung yang terbakar tersebut, kata dia, tidak hanya simbol lembaga legislatif, tetapi juga menjadi pusat administrasi dan pengambilan keputusan penting di NTB.

Baca Juga :  Kasus Gratifikasi DPRD NTB Terbelah: 15 Lolos dari Jerat Pidana, 13 Terancam Jadi Tersangka

“Gedung DPRD bukan sekadar bangunan, tapi rumah rakyat. Kalau dibiarkan lama terbengkalai, pelayanan publik bisa terganggu, dan citra demokrasi di NTB bisa ikut tergerus,” tambahnya.

Permintaan Ketua DPW Partai NasDem Mori Hanafi mendapat perhatian serius dari pihak Kementerian PUPR. Ia berharap pemerintah daerah maupun pusat segera menyiapkan anggaran dan langkah strategis agar pembangunan gedung DPRD NTB bisa segera terealisasi.

Baca Juga :  Prof. Masnun Tahir: Menakhodai UIN Mataram Teruji, Unggul, dan Mendunia

Gedung DPRD NTB yang terbakar tersebut sebelumnya mengalami kerusakan total akibat aksi Demonstrasi yang terjadi pada hari Sabtu (30/08/2025) kemarin. Hingga kini, aktivitas DPRD harus berlangsung di gedung sementara di Kantor Gubernur NTB, hal ini menimbulkan tantangan tersendiri bagi anggota dewan dan staf administrasi.

Mori Hanafi menegaskan bahwa percepatan pembangunan gedung baru tidak hanya penting dari sisi fisik, tetapi juga menjadi simbol pemulihan institusi demokrasi di NTB. Ia menekankan, pemerintah harus serius menindaklanjuti agar gedung DPRD NTB kembali berfungsi normal secepat mungkin.

 

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB