Gerakan Pangan Murah Polres Dompu: Beras Ludes dalam Tiga Jam, Bukti Polri Peduli Perut Rakyat

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 20:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, DOMPU – Demi menjaga stabilitas harga pangan dan mendukung program pemerintah Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Polres Dompu menggelar Gerakan Pangan Murah pada Sabtu (9/8/2025) di depan Gedung Primkopol Polres Dompu kemarin. Dimulai pukul 10.00 WITA, kegiatan ini langsung diserbu warga yang ingin mendapatkan beras dengan harga miring.

Dipimpin langsung Wakapolres Dompu KOMPOL Heru Windiarto, SH bersama Kanit II Sat Resnarkoba IPDA Syahrir, S.Sos., dan jajaran pengurus Primkopol, program ini menyasar masyarakat umum, terutama pengendara yang melintas di depan Mako Polres.

Baca Juga :  PON NTB-NTT 2028 Dipastikan Jalan, Lalu Hadrian Irfani: Persiapan Matang, Tinggal Finalkan Komposisi Anggaran

Beras kemasan 5 kilogram dijual hanya Rp58.000 per karung, jauh lebih murah dari harga pasaran. Tak heran, animo warga membludak. Hanya dalam waktu kurang dari tiga jam, 140 karung beras yang disediakan langsung ludes.

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.IK, melalui Wakapolres KOMPOL Heru, menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga turun tangan membantu mengatasi persoalan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  PB HMI Desak DPRD NTB Panggil Petinggi AMNT dan Inspeksi Ke Sekotong

“Kami ingin meringankan beban warga sekaligus menjaga kestabilan harga pangan, apalagi menjelang momen penting atau saat harga mulai berfluktuasi,” ujar KOMPOL Heru.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.55 WITA ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Polres Dompu memastikan akan terus menggulirkan program-program kemanusiaan dan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan arahan pimpinan Polri.

 

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB