KPU NTB Susun Strategi Hadapi Pilkada Serentak 2024

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Komisi Pemilihan Umum Nusa Tenggara Barat (KPU NTB) kumpulkan Ketua Divisi Sosiklih Parmas KPU Kabupaten dan Kota se NTB. Hal itu dilakukan dalam rangka menyusun strategis sosialisasi dan Pendidikan pemilih pada penyelenggaraan Pilkada serentak 2024 yang akan digelar pada tanggal 27 November mendatang.

Kegiatan yang dibalut dalam Rapat Koordinasi ini juga membahas terkait standar pelayanan informasi publik pada masa tahapan Pilkada 2024.

Ketua Divisi Perencanaan data dan informasi Halidy mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan terutama terkait dengan sosialisasi agar linier dengan KPU Provinsi.

“Perlu Formula yang tepat dalam melakukan sosialisasi, sehingga sosialisasi yang dilakukan tepat sasarannya”, sambuh halidy, dalam keterangan yang diterima media ini, selasa 23 Juli 2024.

Baca Juga :  Usai Mendagri, Kini Giliran RELASI Laporkan Pj Walkot Bima Tak Netral di Pilkada ke Pj Gubernur NTB

Sementara itu Ketua Divisi Teknis Zuriati mengingatkan peran sentral KPU Kabupaten Kota dalam menyusun DPT. Yang harus diperhatikan data-datanya, karena mestinya TPS harus dekat dengan rumah pemilih itu sendiri.

“Nah disitu sebenarnya yang harus kita perhatikan pada saat sekarang dalam penyusunan daftar pemilih, ini sangat mempengaruhi tingkat partisipasi kedepannya”, ujar Zuriati

Perihal standar pelayanan informasi, ia menyampaikan peran kasubag teknis sesungguhnya dalam rakor sosialisasi tersebut. Jangan sampai ada pihak yang merasa tidak terlayani dengan baik, informasi apapun yang diminta kita harus bisa menjelaskan apakah yang diminta dapat kita berikan dalam bentuk data ataupun hanya informasi saja.

“Misalnya meminta data ijazah dari bakal Pasangan calon kita kasih apa enggak, tetapi bukan berarti informasinya tidak, bukan kita berikan ijazahnya tetapi kita berikan informasi”, tarang Zuriati

Baca Juga :  Selain Kader, Alasan Pilih Suhaili Untuk Kendarai Golkar di Pilkada NTB 2024

Lain hal dengan Zuriati, Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Agus Hilman lebih mengingatkan kerjasama dan kolaborasi dengan kelompok-kelompok masyarakat dalam meningkatkan angka partisipasi.

“Kegiatan-kegiatan yang memang sifatnya pendidikan pemilih kita memunculkan seperti membuat Pelopor Desa Demokrasi”, katanya.

Menurutnya, kita bisa melihat dampak yang maksimal dari program DP3 dahulu, di Desa Mantun Sumbawa Barat naik partisipasinya dibanding pada pemilu 2019, atau misalkan di Desa Barabali pada saat itu rendah sekali paling rendah di Lombok Tengah, sekarang sudah tinggi dan bahkan kader DP3 nya menjadi anggota PPK.

“Menurut saya itulah cara kita untuk bagaimana meningkatkan Partisipasi di dalam Desa”, tegas Hilman

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB