Unram Kukuhkan 6 Guru Besar, Sekaligus Luncurkan Program ‘Profesor Berdampak’ untuk Desa Berdaya NTB

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Enam Guru Besar Tetap Universitas Mataram (Unram) yang resmi dikukuhkan melalui Sidang Senat Terbuka, yakni Prof. Ir. Aluh Nikmatullah, M.Agr.Sc., Ph.D.; Prof. Hendry Sakke Tira, S.T., M.T., Ph.D.; Prof. Dr. Ir. Lukman HY, M.P.; Prof. Dr. Dra. Hj. Mukmin Suryatni, M.M.; Prof. Dr. Syamsul Bahri, S.Si., M.Si.; dan Prof. Dr. Widodo Dwi Putro, S.H., M.Hum., Rabu (11/2/2026) di Rektorat Unram.

Enam Guru Besar Tetap Universitas Mataram (Unram) yang resmi dikukuhkan melalui Sidang Senat Terbuka, yakni Prof. Ir. Aluh Nikmatullah, M.Agr.Sc., Ph.D.; Prof. Hendry Sakke Tira, S.T., M.T., Ph.D.; Prof. Dr. Ir. Lukman HY, M.P.; Prof. Dr. Dra. Hj. Mukmin Suryatni, M.M.; Prof. Dr. Syamsul Bahri, S.Si., M.Si.; dan Prof. Dr. Widodo Dwi Putro, S.H., M.Hum., Rabu (11/2/2026) di Rektorat Unram.

SUMBAWAPOST.com | Mataram-Universitas Mataram (Unram) kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan akademiknya dengan mengukuhkan enam Guru Besar Tetap melalui Rapat Senat Terbuka, Rabu (11/2/2026), di Ruang Sidang Senat Rektorat Unram.

Pengukuhan ini menegaskan komitmen Unram dalam menghadirkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat melalui riset, inovasi, dan pengabdian lintas disiplin.

Daftar 6 Guru Besar Tetap yang Dikukuhkan:

1. Prof. Ir. Aluh Nikmatullah, M.Agr.Sc., Ph.D., Guru Besar Tetap Fakultas Pertanian, Bidang Ilmu Sains Tanaman, dengan judul orasi ilmiah (Peran Bioteknologi untuk Memahami Keragaman Genetik dan Interaksi Tanaman dengan Lingkungan).

2. Prof. Hendry Sakke Tira, ST., MT., Ph.D., Guru Besar Tetap Fakultas Teknik, Bidang Ilmu Teknik Mesin- Teknik Otomotif, dengan judul orasi ilmiah (Potensi Bioadsorben sebagai Catalytic Converter untuk Mengurangi Emisi Kendaraan Bermotor).

3. Prof. Dr. Ir. Lukman HY, M.P., Guru Besar Tetap Fakultas Peternakan, Bidang Ilmu Pengembangbiakan Ternak, dengan orasi ilmiah berjudul (Penambahan a Tokoferol dalam Pengenceran Tris terhadap Kualitas dan Integritas Membran Spermatozoa pada Penyimpanan Semen Cair Sapi Bali dan Aplikasi Inseminasi Buatan).

4. Prof. Dr. Dra. Hj. Mukmin Suryatni, M.M., Guru Besar Tetap Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Bidang Ilmu Manajemen Organisasi, dengan orasi ilmiah berjudul (Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia: Strategi dalam Human Capital Management (Model Pendekatan dalam Pemberdayaan).

5. Prof. Dr. Syamsul Bahri, S.Si., M.Si., Guru Besar Tetap Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Bidang Ilmu Pemodelan Matematika dan Optimasi, dengan judul orasi ilmiah (Pemodelan Matematika dan Optimasi Alat Pemecahan Masalah pada Zaman Dulu, Kini, dan Masa yang akan datang).

6. Prof. Dr. Widodo Dwi Putro, S.H., M.Hum., Guru Besar Tetap Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Bidang Ilmu Hukum dan Pembangunan, dengan orasi ilmiah berjudul (Revolusi Senyap: Pergeseran Paradigma dari Rule of Law menuju Rule of Algorithm).

Pada kesempatan tersebut, Rektor Unram, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D., menegaskan bahwa pengukuhan guru besar bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat. Salah satunya melalui Program Profesor Berdampak, program strategis yang dicetuskan oleh Rektor Unram terpilih periode 2026–2030, Prof. Dr. Sukardi, S.Pd., M.Pd.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Daftar Rektor, Prof. Kurniawan Bawa Semangat Revolusi Akademik dari NTB untuk Dunia

“Program ini menjadi dorongan agar guru besar tidak berhenti pada akademik, tetapi benar-benar turun ke masyarakat, menghadirkan inovasi, dan menjadi motor penggerak kesejahteraan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemprov NTB Perkuat Desa Berdaya, Kemiskinan Ekstrem dan Stunting Dibidik dari Keluarga hingga Desa

Dalam kerangka tersebut, para profesor diharapkan mampu mengimplementasikan riset dan pengetahuan untuk mendukung kebijakan daerah, memberdayakan masyarakat desa, serta menghadirkan solusi konkret yang berdampak pada peningkatan taraf hidup.

“Selaras dengan visi Desa Berdaya di NTB, Profesor Berdampak menjadi wujud nyata kontribusi Unram dalam menjawab tantangan pembangunan dan inklusi pendidikan,” ujarnya.

Prof. Bambang menambahkan bahwa guru besar memiliki peran strategis sebagai pemberi solusi, penjaga moral akademik, sekaligus fasilitator pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ekonomi dan sosial.

“Melalui Program Profesor Berdampak Unram turun ke lapangan, mendampingi desa, dan menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat,” terangnya.

“Teknologi dan inovasi yang kita hasilkan harus benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Para guru besar dan peneliti harus menggali semua potensi yang ada, ilmu yang kita miliki tidak boleh berhenti di ruang kuliah, tetapi memberikan dampak bagi masyarakat,” tegasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Wagub NTB Umi Dinda Jajaki Investasi Wisata Buatan untuk Dongkrak Ekonomi
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:20 WIB

NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB