SUMBAWAPOST.com |™ Bima- Enam Warga yang sedang memancing di Perairan Baku, Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), terseret ombak laut. Empat Orang berhasil selamat, Satu Korban ditemukan Meninggal Dunia, sedangkan Satu orang lainnya hingga Sabtu (10/10/2026) masih dinyatakan hilang.
Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Bima Kota, Polda NTB, bersama Tim Basarnas Bima melakukan pencarian dan evakuasi terhadap para Korban dalam musibah laut tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.10 WITA ketika Enam warga sedang memancing di Perairan Baku, Desa Sumi, Kecamatan Lambu. Mereka dilaporkan terseret ombak hingga menyebabkan sejumlah pemancing mengalami musibah.
Setelah menerima informasi kejadian tersebut, Personel Sat Polairud Polres Bima Kota bersama Basarnas Bima bergerak melakukan upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.
Kegiatan pencarian dilaksanakan pada Sabtu (10/10/2026), sekitar pukul 09.00 WITA. Upaya tersebut merupakan bentuk respons cepat dan sinergi antara Polri dan Basarnas dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat yang mengalami musibah di wilayah perairan.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto melalui Kasat Polairud IPTU Syarif Rijaidinsyah, S.H., menyampaikan bahwa pencarian korban merupakan bagian dari Pelayanan dan perlindungan Polri kepada Masyarakat, khususnya dalam situasi darurat di wilayah perairan.
“Upaya pencarian ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pertolongan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat di wilayah perairan,” ujar IPTU Syarif Rijaidinsyah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Empat dari Enam Warga yang terseret ombak berhasil selamat. Mereka masing-masing:
- Abdul Rajak (50).
- Bambang (50).
- Hudi (50).
- Madi Lau (46).
Sementara itu, satu korban bernama Nifsu Sa’ban (32) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (10/10/2026), sekitar pukul 11.30 WITA.
Adapun satu korban lainnya, Muhidir (47), hingga informasi ini disampaikan masih belum ditemukan.
Personel Sat Polairud Polres Bima Kota bersama Tim Basarnas Bima terus melanjutkan upaya pencarian untuk menemukan Muhidir.
Polres Bima Kota mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan Warga yang melakukan aktivitas memancing di wilayah pesisir maupun perairan laut, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca, gelombang tinggi, serta Potensi perubahan arus laut yang dapat membahayakan keselamatan.
Masyarakat juga diminta memperhatikan faktor keselamatan sebelum melakukan aktivitas di laut, termasuk memantau perkembangan cuaca dan kondisi perairan.
Polres Bima Kota menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan instansi terkait dalam penanganan keadaan darurat serta upaya penyelamatan Masyarakat.
Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri yang Presisi dan humanis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada Masyarakat.
Penulis : SUMBAWAPOST.com











