add_action('wp_footer', function () { echo ''; }, 99); add_action('wp_footer', function () { echo ''; }, 99); Belum Pernah Sekolah, Bocah 11 Tahun Penghafal 7 Juz Al-Qur'an Jadi Sorotan di Sekolah Rakyat NTB - SUMBAWAPOST.com

Belum Pernah Sekolah, Bocah 11 Tahun Penghafal 7 Juz Al-Qur’an Jadi Sorotan di Sekolah Rakyat NTB

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Rakyat NTB, Bocah Hafal 7 Juz, Sekolah Rakyat Lombok Barat, Pendidikan NTB, Anak Miskin Ekstrem, Sinta M Iqbal, Olimpiade Matematika Nasional, IPB, Pendidikan Gratis, Lombok Barat, Program Sekolah Rakyat, Anak Berprestasi NTB, Hafiz Al Quran, Pendidikan Anak Rentan, Pemprov NTB

Sekolah Rakyat NTB, Bocah Hafal 7 Juz, Sekolah Rakyat Lombok Barat, Pendidikan NTB, Anak Miskin Ekstrem, Sinta M Iqbal, Olimpiade Matematika Nasional, IPB, Pendidikan Gratis, Lombok Barat, Program Sekolah Rakyat, Anak Berprestasi NTB, Hafiz Al Quran, Pendidikan Anak Rentan, Pemprov NTB

SUMBAWAPOST.com |™ Lombok Barat- Kisah inspiratif datang dari Sekolah Rakyat Dasar 4 Lombok Barat. Di tengah keterbatasan ekonomi yang dihadapi sebagian besar peserta didiknya, sekolah ini justru melahirkan berbagai cerita penuh harapan, termasuk seorang anak berusia 11 tahun yang baru pertama kali mengikuti pendidikan formal namun telah menghafal tujuh juz Al-Qur’an.

Kisah tersebut menjadi salah satu hal yang menarik perhatian Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, saat melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Dasar 4 Lombok Barat, Selasa (30/6/2026).

Kepala Sekolah, Lilik Fadillah, menjelaskan bahwa anak tersebut sebelumnya belum pernah mengenyam pendidikan formal. Namun kemampuan yang dimilikinya membuat sekolah memberikan pembinaan yang disesuaikan dengan kemampuan akademiknya.

“Salah satu kisah yang menarik perhatian adalah seorang anak berusia 11 tahun yang baru pertama kali mengikuti pendidikan formal melalui Program Sekolah Rakyat. Meski belum pernah mengenyam pendidikan di sekolah, anak tersebut telah menghafal tujuh juz Al-Qur’an,” jelas Lilik.

Baca Juga :  Fraksi Golkar DPRD NTB Soroti Target Pendapatan, Pengendalian Belanja, dan Penyertaan Modal BUMD dalam APBD-P 2025

Tidak hanya itu, Sekolah Rakyat Dasar 4 Lombok Barat juga mulai menunjukkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional.

Menurut Lilik, salah seorang peserta didik berhasil menjadi finalis Olimpiade Matematika tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB).

Prestasi tersebut menjadi semakin istimewa karena siswa tersebut merupakan satu-satunya wakil dari Sekolah Rakyat yang berhasil menembus kompetisi nasional tersebut.

Saat ini Sekolah Rakyat Dasar 4 Lombok Barat membina 88 siswa dari kuota 100 peserta didik. Sebagian besar siswa berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, termasuk anak-anak yang sebelumnya putus sekolah maupun yang belum pernah mengakses pendidikan formal.

Guru Sekolah Rakyat, Ika Lestari, menjelaskan bahwa sekolah tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga menanamkan nilai karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta kemampuan bersosialisasi.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Ubah Total Arah Pariwisata NTB, Banyak Wisatawan Bukan Lagi Ukuran Keberhasilan

“Pendampingan dilakukan secara intensif mengingat sebagian anak menghadapi persoalan kemiskinan, pola pengasuhan yang kurang optimal, hingga trauma akibat pengalaman hidup yang berat,” ujarnya.

Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi ruang baru bagi anak-anak yang sebelumnya berada di pinggir akses pendidikan untuk mengembangkan potensi mereka.

Kisah bocah penghafal tujuh juz Al-Qur’an dan prestasi finalis Olimpiade Matematika nasional menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk berprestasi apabila kesempatan pendidikan diberikan secara merata.

Program Sekolah Rakyat pun diharapkan terus menjadi jembatan bagi anak-anak dari keluarga rentan untuk meraih masa depan yang lebih baik, sekaligus membuktikan bahwa talenta besar dapat lahir dari mana saja ketika diberi ruang untuk tumbuh dan berkembang.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi
Kado Istimewa HUT ke-81 TNI untuk Bumi Gora, Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB
Pura-Pura Kehabisan Bensin dan Minta Bantuan, Pelaku Curas Ancam Korban dengan Parang
Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini
Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB
Jelang MotoGP 2026, Wagub NTB Umi Dinda Minta Warga Siap Jadi Tuan Rumah Tamu Dunia
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kado Istimewa HUT ke-81 TNI untuk Bumi Gora, Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Pura-Pura Kehabisan Bensin dan Minta Bantuan, Pelaku Curas Ancam Korban dengan Parang

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya

Berita Terbaru