KPU NTB Jajaki Kolaborasi Dengan Dikpora, Pendidikan Demokrasi hingga Data Pemilih Pemula Jadi Fokus Bersama

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadiv Perencanaan Data dan Informasi KPU Provinsi NTB, Bukhari, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara KPU dan Dikpora NTB dalam pemanfaatan data Dapodik sebagai data pembanding untuk memperkuat akurasi data pemilih pemula menjelang pemilu mendatang.

Kadiv Perencanaan Data dan Informasi KPU Provinsi NTB, Bukhari, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara KPU dan Dikpora NTB dalam pemanfaatan data Dapodik sebagai data pembanding untuk memperkuat akurasi data pemilih pemula menjelang pemilu mendatang.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menjajaki kolaborasi strategis dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB dalam berbagai program kepemiluan dan pendidikan pemilih.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan jajaran KPU NTB dengan Kepala Dinas Dikpora NTB, Syamsul Hadi, Selasa (19/5/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara penyelenggara pemilu dan dunia pendidikan dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini.

Kadiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU NTB, Agus Hilman, menyampaikan sejumlah program yang berpotensi menjadi agenda prioritas bersama antara KPU dan Dikpora NTB.

Menurutnya, ruang kerja sama tersebut mencakup pendidikan pemilih dan demokrasi, dukungan terhadap tahapan teknis kepemiluan, penguatan data pemilih pemula, hingga pembangunan zona integritas.

“Program yang dapat dikolaborasikan di antaranya pendidikan pemilih dan demokrasi, tahapan teknis, data pemilih pemula, serta pembangunan zona integritas,” ujarnya.

Sementara itu, Kadiv Teknis Penyelenggaraan KPU NTB, Zuriati, menyoroti pentingnya dukungan Dikpora dalam proses verifikasi ijazah secara faktual yang menjadi bagian dari tahapan teknis pemilu mendatang.

Baca Juga :  Drama Pilkada NTB 2024, KPU Lombok Timur Diadili DKPP Soal 'Sembunyikan' Dokumen Pilkada

Di bidang data pemilih, Kadiv Perencanaan Data dan Informasi KPU NTB, Bukhari, mengungkapkan keinginan KPU untuk memperkuat akurasi data pemilih melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah pemanfaatan data pokok pendidikan (Dapodik) sebagai data pembanding terhadap data kependudukan yang bersumber dari Dukcapil dan Kementerian Dalam Negeri.

Sementara itu, Sekretaris KPU Provinsi NTB, Mars Ansori Wijaya, menegaskan bahwa kolaborasi tidak hanya dapat diwujudkan melalui perjanjian kerja sama formal, tetapi juga melalui program-program yang langsung menyentuh lingkungan sekolah.

Menurutnya, pembangunan dan inovasi tidak semata-mata diukur dari lahirnya program baru, melainkan juga dari kemampuan membangun sinergi lintas sektor untuk mencapai tujuan bersama.

“Perspektif pembangunan dan inovasi tidak hanya terbatas pada penciptaan program, tetapi juga pada penguatan sinergi lintas sektor,” kata Mars.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Dikpora NTB, Syamsul Hadi, menyambut baik gagasan kolaborasi yang ditawarkan KPU NTB. Ia menilai pendidikan demokrasi bagi pelajar SMA sederajat merupakan kebutuhan penting yang harus terus diperkuat.

Baca Juga :  Sejarah Baru! Presiden Lantik Serentak Bupati, Wali Kota dan Gubernur, Dijadwalkan 6 Februari 2025

Menurutnya, lembaga pendidikan merupakan ruang yang sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak usia muda sehingga membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk KPU.

“Lembaga pendidikan merupakan tempat yang strategis untuk membangun nilai demokrasi sejak dini sehingga membutuhkan sinergi bersama berbagai pihak, termasuk KPU,” ujarnya.

Syamsul juga menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menghadirkan aktivitas yang menumbuhkan budaya demokrasi di lingkungan pendidikan. Karena itu, sekolah-sekolah didorong untuk membangun kolaborasi yang lebih erat dengan KPU.

Salah satu gagasan yang muncul dalam pertemuan tersebut adalah menghadirkan kelas inspirasi demokrasi di sekolah-sekolah bersama KPU. Program ini diharapkan menjadi sarana edukasi yang efektif untuk menghidupkan nilai-nilai demokrasi di kalangan generasi muda.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kadiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU NTB Agus Hilman, Kadiv Teknis Penyelenggaraan Zuriati, Kadiv Perencanaan Data dan Informasi Bukhari, Sekretaris KPU Provinsi NTB Mars Ansori Wijaya, serta Kabag SDM dan Parhumas Lalu Nizamuddin.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

NTB Jadi Provinsi Pertama Terapkan SPM Terintegrasi, Umi Dinda Soroti Ego Sektoral
Dari Mandalika ke Panggung Dunia, Marshal NTB Kini Dipercaya di Sepang dan Formula E
Haul ke-3 TGH Lalu Muh. Thahir Badri, Pemprov NTB Tegaskan Pesantren Benteng Spiritual dan Moral Masyarakat
Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB, Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Daerah
Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya
KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:20 WIB

NTB Jadi Provinsi Pertama Terapkan SPM Terintegrasi, Umi Dinda Soroti Ego Sektoral

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Dari Mandalika ke Panggung Dunia, Marshal NTB Kini Dipercaya di Sepang dan Formula E

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Haul ke-3 TGH Lalu Muh. Thahir Badri, Pemprov NTB Tegaskan Pesantren Benteng Spiritual dan Moral Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB, Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Berita Terbaru