Panwaslu Asakota Sosialisasi dan Bentuk Kampung Pengawasan Partisipatif

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 25 Agustus 2024 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Bima – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Asakota, Kota Bima menggelar sosialisasi sosialisasi pengawasan partisipatif pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima 2024.

Sosialisasi yang digelar di aula kantor Kecamatan Asakota, pada Minggu, 25 Agustus 2024 tersebut juga dirangkaikan dengan membentuk kampung pengawasan partisipatif di Kecamatan Asakota.

Sosialisasi yang menghadirkan Camat Asakota Suryadin SH sebagai narasumber itu, dihadiri oleh Ketua Panwaslu Asakota, M. Akbar, S.Sos, Anggota Deden Solihin SH dan Syamsidar S.Pd serta puluhan orang dari berbagai latar belakang yang merupakan pengawas partisipatif.

Baca Juga :  Gempa M7,7 Flores Terasa hingga Bima: Rumah, Masjid hingga Gudang Bulog Rusak, Warga Luka

Anggota Panwaslu Asakota, Syamsidar mengatakan sebagai penyelenggara Pemilu yang melakukan pengawasan, pihaknya perlu bekerja sama dengan masyarakat yang terlibat dalam kelompok pengawas partisipatif.

“Bawaslu akan melakukan penanganan pelanggaran jika adapun,” katanya.

Ia mengaku saat ini pihaknya telah membentuk kampung pengawas partisipatif Pilkada. Kampung pengawasan yang berada di Kelurahan Ule tersebut diberi nama Sori Kempa.

“Pembentukan Kampung Pengawasan ini sangat perlu dan penting. Salah satunya untuk mencegah dan meminimalisir pelanggaran di Pilkada, seperti money politik,” ujarnya.

Baca Juga :  Dulu Bilang Sayang, Sekarang Tikam Istri Sendiri Hingga Tewas di Bima

Ia berharap kampung pengawasan yang diisi oleh pengawas partisipatif dari kalangan pendidik, mahasiswa dan tokoh pemuda itu diharapkan juga memberikan informasi terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan tim sukses peserta Pilkada.

“Kami harapkan juga, pengawas partisipatif juga intens memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pemilih untuk mensukseskan Pilkada yang jurdil, aman dan bebas dari money politik dan politisasi SARA,” harap Syamsidar.

Berita Terkait

Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini
Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB
Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo
Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, Getaran Dirasakan hingga Bima, Warga Panik
Sinta M. Iqbal Terpilih Aklamasi Pimpin PMI NTB, Bukan Cari Jabatan tapi Siap Hadir Saat Ada Air Mata
Gubernur NTB Soroti Lemahnya Rencana Bencana, Minta Semua Tak Lagi Tunggu Perintah
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya

Berita Terbaru