Ponpes Al Aziziyah Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Palestina

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 2 Agustus 2024 - 03:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Pengasuh dan guru-guru Pondok Pesantren Al-Aziziyah, Kapek, Gunung Sari, Lombok Barat Nusa Tenggara Barat (NTB) mengumpulkan donasi untuk disalurkan ke warga Palestina yang terimbas dari peperangan Israel-Hamas sejak 7 Oktober 2023.

Seluruh donasi yang dikumpulkan tersebut mencapai 100 juta rupiah dan diserahkan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi NTB untuk disalurkan kembali ke Palestina.

“Alhamdulillah, kami para pimpinan Ponpes Al-Aziziyah telah menyerahkan hasil donasi ke warga Palestina, semoga bisa meringankan beban kaum muslimin di sana (Palestina),” ujar TGH Munawwar, wakil pimpinan Ponpes Al-Aziziyah, Jum’at 2 Juli 2024 dalam keterangan yang diterima media ini.

Baca Juga :  Kebanjiran Info, Pikiran Jadi Ruwet! Gubernur Iqbal Ingatkan Warga NTB: Jaga Mental, Jangan Sampai Error

TGH Munawwar mengatakan bahwa Al-aziziyah selalu mengumpulkan donasi untuk diserahkan kepada yang membutuhkan terutama donasi bagi warga yang terdampak bencana alam. Terlebih, perang di Palestina antara Israel dan Palestina yang terus menerus berlanjut menjadi keprihatinan bagi Ponpes Al-Aziziyah untuk terus melakukan donasi.

“Ini sebagai upaya kami (Al-Aziziyah) untuk warga Palestina, semoga warga Palestina tetap tabah dan semoga perang ini segera usai,” kata dia.

Sementara itu Baznas Provinsi NTB akan menyerahkan donasi dari Ponpes Al-Aziziyah ini ke Baznas RI dalam waktu dekat. Setelah itu Baznas RI bekerjasama dengan kedutaan besar Indonesia untuk Mesir akan menyerahkan seluruh bantuan donasi dari Zonasi langsung ke Warga Gaza.

Baca Juga :  Ribuan Guru NTB Tak Terima Gaji Ke 13 Dan THR 2 Tahun, Begini Langkah Komisi V DPRD

“Seluruhnya dari kedutaan Indonesia yang di Mesir. Dari sana akan diserahkan langsung ke Gaza baik berupa barang maupun uang,” ujar Maad Umar, Wakil ketua 3 Bidang Keuangan Pelaporan.

Serah terima donasi ini dilakukan di Sekretariat Ponpes Al-Aziziyah dan disaksikan oleh pengurus Baznas NTB beserta perwakilan dari para pimpinan yayasan.

Untuk diketahui perang Israel dan Hamas yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023 telah menyebabkan lebih dari 39 ribu warga sipil Palestina tewas akibat peperangan tersebut. Sebagian besar korban merupakan anak anak dan para wanita.

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB