Inilah Desa di NTB dengan Angka ‘Kriminal dan Pengangguran Nol’

Avatar

- Jurnalis

Senin, 29 Juli 2024 - 16:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak hanya dikenal sebagai desa wisata prioritas dengan sederet prestasi. Namun juga dikenal sebagai Desa dengan angka kriminal dan Pengangguran Nol.

Kepala Desa Kembang Kuning HL Sujian, menjelaskan capaian Desa Kembang Kuning sebagai juara desa wisata nasional, pengembangan dan kearifan lokal dalam menjaga warisan alam.

“Salah satunya angka kriminal dan angka pengangguran nol karena seluruh masyarakat terlibat sebagai pengelola wisata,” Sebutnya, dalam keterangan yang diterima media ini, senin 29 Juli 2024.

Dikatakannya, profil desa wisata Kembang Kuning telah merambah mancanegara apalagi nusantara.

Baca Juga :  Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Saat kunjungan Pj Gubernur, rombongan 200 orang wisman dan puluhan wisnu hilir mudik dengan tujuannya. Dengan kapasitas 300 kamar, setiap warga masyarakat berpartisipasi dengan bidangnya masing masing dalam mendukung wisata karena yang dijual adalah keindahan alam dan keramahan.

“Berbagai menu wisata juga dapat ditemui terutama trip wisata pendakian Rinjani,”terangnya.

Namun demikian, Kata Kades, warga masyarakat berharap seiring dengan tingkat kunjungan yang meningkat, akses jalan dapat diperlebar. “Warga minta perhatian soal akses jalan,”imbuhnya.

Ia menambahkan pula, strategi pengembangan desa wisata yang melibatkan pemodal dari luar namun dalam bentuk kerjasama agar kepemilikan aset tetap menjadi milik warga asli Desa Kembang Kuning.

Baca Juga :  Dituding Tak Punya Prestasi, Muzihir Sebut Tiga Ketua DPC PPP NTB Justru Gagal Total

Sementara itu, saat kunjungannya Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr Hasanuddin mengagumi inovasi dan masyarakat Desa Kembang Kuning dalam mengelola aset wisata desa.

“Luar Biasa. Saya berharap keberlanjutan pengelolaan dan inovasi juga dapat menghadapi perubahan zaman namun tidak meninggalkan masyarakat”, ujar Gubernur di salah satu penginapan di Desa Wisata Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur.

Ia mengapresiasi capaian Desa Kembang Kuning dalam pengembangan kawasan wisata ini dengan keramahan, kelestarian dan pelibatan masyarakat sekaligus pemanfaatan teknologi dalam pemasaran.

Berita Terkait

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Wagub NTB Umi Dinda Jajaki Investasi Wisata Buatan untuk Dongkrak Ekonomi
Berita ini 285 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:20 WIB

NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB