Besok! Ribuan Kader dan Alumni HMI Se-NTB Gelar Nonton Bareng Film LAFRAN

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 18 Juni 2024 - 04:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUMBAWAPost, Mataram –

Ribuan kader dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se Nusa Tenggara Barat (NTB) akan hadir bersama menyaksikan penayangan film LAFRAN ‘Saya Lillahita’ala Untuk Indonesia’ di XXI Lombok Epicentrum Mall, Rabu 19 Juni 2024.

Nonton bareng yang di inisiasi oleh Majelis Wilayah Korps Alumni HMI (MW KAHMI) NTB dan Majelis Nasional KAHMI, bekerjasama dengan Pj. Gubernur NTB, Pj. Bupati Lombok Timur, Pj. Bupati Lombok Barat, Walikota Mataram dan Bank NTB Syariah.

Menurut Koordinator Presidium MW KAHMI NTB, HK Ir. H. Lalu Winengan MM, kegiatan ini diadakan untuk lebih menanamkan nilai-nilai perjuangan kader HMI khususnya dan generasi muda pada umumnya. Karena Lafran Pane, imbuhnya, bukan saja milik kader HMI tetapi juga sudah menjadi milik bangsa.

Baca Juga :  Surati Menteri ESDM, Badko HMI Bali-Nusra Tolak Ekspor PT AMNT: Hilirisasi Jangan Dipermainkan

“Hal itu mengingat Lafran Pane telah diberi gelar Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Republik Indoneeia,” ungkap Lalu Winengan. Selasa (18/6)

Ditambahkannya, akan turut hadir menyaksikan bersama kader dan alumni HMI se NTB antara lain, Dr. Ahmad Doli Kurnia (Ketua Komisi II DPR RI/Koorpres MN KAHMI), Drs. Lalu Gita Ariadi (Pj. Gubernur NTB/Alumni HMI), H. M. Juaini Taofik (Pj. Bupati Lombok Timur), H. Ilham, SP.d., M.Pd (Pj. Bupati Lombok Barat) dan H. Mohan Roliskana (Walikota Mataram).

Untuk diketahui, perjuangan tokoh utama pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Alm Prof. Drs. Lafran Pane, telah diabadikan dalam sebuah sinema film semi dokumenter. Film ini berisi tiga babak kehidupan Lafran Pane yakni masa kecil, remaja hingga dewasa.

Baca Juga :  Siap Ledakkan Potensi Daerah, Iqbal dan Khofifah 'Meracik' Aliansi Emas NTB–Jatim

Berdurasi sekitar 90 menit, melalui film ini penonton akan dibawa ke masa tantangan penjajahan Jepang kepada Indonesia, stagnannya pemikiran Islam, sampai pada tantangan mendirikan organisasi “baru” yang berbeda secara struktural dan kultural dengan organisasi yang sudah ada sebelumnya. Beragam tuduhan dilayangkan ke Lafran Pane, salah satunya dianggap sebagai pemecah belah umat.

Tuduhan itu tentu saja tidak berdasar mengingat tujuan didirikannya HMI saat itu adalah mempertahankan kemerdekaan Indoneeia, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mensyiarkan ajaran islam yang rahmatan lil alamin. Sepenggal perjuangan Lafran Pane itu akan dapat disaksikan dalam film dimaksud.

Berita Terkait

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan
Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya
Miq Iqbal Sebut NTB Salah Satu Provinsi dengan Tingkat Kebutaan Tertinggi di Indonesia
Gubernur NTB Siapkan Kendaraan Antar-Jemput Gratis untuk Siswa SLB Mulai Januari 2027
Miq Iqbal Pasang Target Baru, Semua RS Pemprov NTB Wajib Punya Petugas Bahasa Isyarat
Kurma Tropis NTB Dilirik Murung Raya, BRIDA NTB Siapkan Kajian hingga Pengembangan Bibit Unggul
Polisi Gerebek Target Operasi di Dompu, Ini Lokasinya! Dua Pria dan Sabu 23,04 Gram Diamankan
Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Miq Iqbal Sebut NTB Salah Satu Provinsi dengan Tingkat Kebutaan Tertinggi di Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Gubernur NTB Siapkan Kendaraan Antar-Jemput Gratis untuk Siswa SLB Mulai Januari 2027

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Miq Iqbal Pasang Target Baru, Semua RS Pemprov NTB Wajib Punya Petugas Bahasa Isyarat

Berita Terbaru