Rektor UIN Mataram Komitmen Penuh Terhadap Nilai Peradaban dan Perdamaian Dunia

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024 - 07:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram : Rektor Universitas Negeri Mataram (UIN) Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir berkomitmen penuh terhadap nilai-nilai peradaban dan perdamaian dunia saat menghadiri acara Interfaith and Intercivilizational Reception bersama Grand Sheikh Al-Azhar Mesir H.E. Prof. Dr. Sheikh Ahmed el-Tayyeb yang diinisiasi oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan Kementerian Agama Republik Indonesia. Rabu 10 Juli 2024.

Acara yang diadakan di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Rabu, 10 Juli 2024 yang digagas oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kementerian Agama Republik Indonesia, dihadiri langsung oleh tokoh-tokoh agama dari Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf menyampaikan bahwa sebagai penyelenggara agenda Interfaith and Intercivilizational Reception tentu menyambut dengan hangat kedatangan Grand Syeikh Al Azhar Mesir H.E. Prof. Dr. Sheikh Ahmed el-Tayyeb ke Indonesia. Bagi PBNU tentu sejak awal sudah sangat komitmen terhadap isu-isu perdamaian dan spirit membangun peradaban Dunia yang lebih inklusif, menerima ragam perbedaan dan terlibat aktif dalam memelihara visi perdamaian Dunia.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda Pesan: Jamu Kita, Nyawa Kita, Edukasi Obat Herbal Jadi Senjata Tingkatkan Harapan Hidup

“Sebagai penyelenggara, tentu kami atas nama PBNU menyambut dengan hangat kehadiran al ‘alim Grand Syeikh Al Azhar Mesir H.E. Prof. Dr. Sheikh Ahmed el-Tayyeb ke Indonesia. Sejak awal kami dari PBNU sudah sangat komitmen terhadap isu-isu perdamaian dan membangun nilai peradaban yang inklusif demi mewujudkan visi perdamaian Dunia,” paparnya.

Sementara, Rektor UIN Mataram Prof. H. Masnun Tahir menerangkan bahwa kehadirannya dalam forum luar biasa ini sebagai wujud dukungan penuh dari PTKIN se-Indonesia, khususnya UIN Mataram untuk bisa ikut berpartisipasi demi mewujudkan sikap perdamaian, keadaban dan persatuan antar manusia di Dunia. Terlebih dalam urusan sikap sebagai makhluk sosial yang peduli akan nilai toleransi, anti kekerasan, menerima kearifan lokal adat istiadat dan spirit menjaga komitmen kebangsaan.

“Agenda Interfaith and Intercivilizational Reception ini adalah forum luar biasa. Kami dari PTKIN se-Indonesia, khususnya UIN Mataram sangat mendukung penuh gagasan dari spirit agenda ini. Terlebih berkaitan dengan semangat menciptakan perdamaian, keadaban dan persatuan antar umat manusia di Dunia. PBNU, Kementerian Agama RI dan kami di UIN Mataram mendukung lahirnya sikap toleransi, anti kekerasan, penerimaan terhadap adat istiadat lokal dan komitmen kebangsaan atas nama Nasionalisme,”tegasnya.saat dikonfirmasi media lewat WhatsApp. Kamis 11 Juni 2024.

Baca Juga :  Stop Diam, Polresta Mataram Guncang Kota dengan Gerakan 'Rise and Speak' Lawan Kekerasan

Disamping itu juga Rektor UIN Mataram merasa agenda yang digagas oleh PBNU dan Kementerian Agama RI tersebut sebagai jalan membuka dan menyambung ruh sanad keilmuan dari Grand Sheikh Al-Azhar Mesir H.E. Prof. Dr. Sheikh Ahmed el-Tayyeb atas pandangan besar beliau akan sikap menjunjung nilai-nilai kemanusiaan.

“Agenda yang digagas PBNU dan Kementerian Agama RI ini, bagi kami adalah sebagai jalan membuka dan menyambung ruh sanad keilmuan dari al ‘alim Grand Sheikh Al-Azhar Mesir H.E. Prof. Dr. Sheikh Ahmed el-Tayyeb atas pandangan besar beliau tentang sikap menjunjung nilai kemanusiaan di atas segalanya,”ungkapnya.

“Harapan kita adalah menjadikan sikap moderat dalam diri dapat membentengi dari tindakan yang berlebihan seperti ekstrim kanan dan ekstrim kiri,”pungkasnya.

Berita Terkait

NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT
Kekeringan Melanda, Gubernur Miq Iqbal Ajak Warga NTB Perbanyak Istighfar dan Selawat
Kementan Dorong Hilirisasi Peternakan di UNRAM, Potensi Lokal Diminta Jadi Sumber Nilai Tambah
Polisi Turun Tangan Perbaiki Jalan Provinsi di Bima, Tak Tega Lihat Warga Terus Berjatuhan
Penonton MotoGP Mandalika 2026 Naik 12,5 Persen, Tembus 157.875 Orang
Nama-Nama Juara MotoGP Mandalika 2026, Bezzecchi Teratas dan Marc Marquez Finis Keenam
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10 WIB

NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Kekeringan Melanda, Gubernur Miq Iqbal Ajak Warga NTB Perbanyak Istighfar dan Selawat

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Kementan Dorong Hilirisasi Peternakan di UNRAM, Potensi Lokal Diminta Jadi Sumber Nilai Tambah

Berita Terbaru

Garuda NTB Melalui M. Adam Ikbal Mendesak Kejari Mataram Menjelaskan Dasar Penghentian Penyidikan Kasus Dugaan Penyimpangan Program Bidikmisi UMMAT.

Pendidikan

Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:01 WIB