SUMBAWAPOST.com |™ Mandalika- Pembalap penguji Honda, Aleix Espargaro, dipastikan mundur dari ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Minggu (11/10/2026). Keputusan tersebut diambil karena Kondisi fisiknya masih mengalami ketidaknyamanan setelah mengalami cedera serius pada awal tahun ini.
Berdasarkan pengumuman resmi MotoGP, pembalap asal Spanyol bernomor 41 itu tidak melanjutkan keikutsertaannya dalam seri MotoGP Indonesia 2026. Espargaro pun dipastikan tidak tampil dalam balapan utama di Sirkuit Mandalika.
Honda HRC Castrol sebelumnya menugaskan Espargaro untuk menggantikan Joan Mir, yang belum dinyatakan fit secara medis sejak pertengahan September. Namun, kesempatan kembali ke lintasan MotoGP di Mandalika tidak berjalan sesuai harapan.
Setelah menjalani Aktivitas di lintasan selama Dua hari, Espargaro mengalami kelelahan fisik. Kondisi tersebut membuatnya mempertimbangkan untuk tidak mengikuti balapan utama.
Honda kemudian mengonfirmasi pengunduran diri pembalap bernomor 41 itu melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Minggu pagi, sebelum sesi pemanasan atau Warm-Up.
“Akibat periode tidak aktif secara fisik karena cedera yang dialami pada awal 2026, serta tuntutan fisik khusus Sirkuit Internasional Mandalika, Aleix Espargaro dan Honda HRC Castrol memutuskan menarik motor nomor 41 dari GP Indonesia karena ketidaknyamanan fisik yang terus berlanjut,” demikian pernyataan Honda, seperti dikutip dari Motorsport.
Sebelum memutuskan mundur, Espargaro telah mengungkapkan kondisi fisiknya setelah menyelesaikan Sprint Race MotoGP Indonesia pada Sabtu (10/10/2026).
Dalam sesi tersebut, ia finis di posisi ke-20 dengan selisih waktu 38 detik dari pemenang Sprint Race, Marc Marquez. Espargaro mengaku mengalami kelelahan berat serta rasa sakit pada bagian lengan bawahnya.
“Saya sangat kelelahan. Lengan bawah saya terasa sangat sakit. Kita lihat bagaimana kondisi saya ketika bangun besok. Namun, mengingat kami harus segera menjalani tes, ada kemungkinan saya tidak mengikuti balapan,” ujar Espargaro.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Espargaro telah mempertimbangkan kemungkinan absen sebelum keputusan resmi pengunduran dirinya diumumkan.
Kondisi fisik Espargaro tidak terlepas dari cedera punggung serius yang dialaminya pada April 2026 ketika menjalankan tugas sebagai pembalap penguji dan pengembang Motor Honda.
Cedera tersebut mengharuskannya menjalani operasi pada ruas tulang belakang T3 dan T4, sebelum menjalani proses rehabilitasi panjang.
Masa pemulihan itu membuat Espargaro kehilangan banyak waktu untuk berlatih dan menjalani aktivitas fisik. Kondisi tersebut turut menjadi tantangan ketika ia kembali mengendarai motor MotoGP di Mandalika, yang menuntut kebugaran dan ketahanan fisik tinggi.
Di sisi lain, Espargaro juga memiliki peran penting dalam pengembangan prototipe Motor Honda bermesin 850 cc untuk menghadapi regulasi teknis baru MotoGP yang mulai berlaku pada 2027.
Pengunduran dirinya dari GP Indonesia membuat Espargaro mengakhiri partisipasinya di Mandalika lebih awal. Keputusan tersebut diambil bersama Honda HRC Castrol dengan mempertimbangkan ketidaknyamanan fisik yang masih dialaminya setelah menjalani masa pemulihan cedera.
Penulis : SUMBAWAPOST.com











