Miq Iqbal Sebut NTB Salah Satu Provinsi dengan Tingkat Kebutaan Tertinggi di Indonesia

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Saat Peluncuran Program CERAH dan Layanan Kesehatan Mata Ramah Anak dan Disabilitas di RS Mata NTB, Mataram, Sabtu (17/10/2026).

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Saat Peluncuran Program CERAH dan Layanan Kesehatan Mata Ramah Anak dan Disabilitas di RS Mata NTB, Mataram, Sabtu (17/10/2026).

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal atau akrab disapa Miq Iqbal, menyoroti tingginya Tingkat Kebutaan di NTB. Berdasarkan statistik yang disampaikannya, NTB disebut sebagai salah satu Provinsi dengan Tingkat kebutaan Tertinggi di Indonesia.

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Pemerintah Daerah untuk memperkuat upaya Pencegahan, Deteksi Dini, dan Pemerataan akses Pelayanan Kesehatan mata bagi Masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Miq Iqbal saat peluncuran Program CERAH serta Layanan Kesehatan Mata Ramah Anak dan Disabilitas oleh Rumah Sakit (RS) Mata NTB di Mataram, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Penglihatan Sedunia atau World Sight Day 2026. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran perangkat daerah Pemprov NTB, direktur rumah sakit daerah di lingkungan Pemprov NTB, Ketua PERDAMI NTB dr. Samsul Rizal Ziaulhak, tokoh perintis kesehatan mata dr. Farida, perwakilan Yayasan Tuna Netra Al-Mahsyar, pelajar SLB dan SMA, serta delegasi studi banding dari Belanda.

Dalam sambutannya, Miq Iqbal mengaku kagum terhadap langkah para pendahulunya yang telah membangun fondasi pelayanan Kesehatan Mata di NTB sejak 2000 melalui Balai Kesehatan Mata.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal Disebut Masuk Bursa, Mori Hanafi: KONI Bukan Organisasi Main-Main

“Terus terang saya kagum pada pendahulu-pendahulu saya. So visioner gitu. Pada masa itu sudah membangun Balai Kesehatan Mata namanya. Jadi Balai Kesehatan Mata dibangun tahun 2000. Dan ternyata belakangan hasil statistiknya menyebutkan bahwa salah satu provinsi dengan tingkat kebutaan tertinggi di Indonesia itu adalah NTB,”ungkap Gubernur, dalam keterangan yang diterima media ini. Minggu (18/10/2026).

Pernyataan tersebut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan kesehatan mata di NTB. Gangguan penglihatan dan kebutaan dapat berdampak pada Kualitas hidup, Pendidikan, Produktivitas, hingga Kemandirian Masyarakat.

Miq Iqbal menegaskan, penanganan persoalan kebutaan membutuhkan kerja keras dan upaya berkelanjutan. Ia berharap NTB dapat bergerak menuju kondisi zero blindness, yakni kondisi yang menjadi Cita-cita agar tidak ada masyarakat yang mengalami kebutaan.

“Harapan kita tentu ini butuh kerja keras yang luar biasa. Harapan kita at certain period of time nanti, pada titik tertentu nanti Kita harapkan NTB adalah salah satu Provinsi yang zero blindness. Jangan sampai ada orang yang mengalami kebutaan,”tegasnya.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, pencegahan, deteksi dini, dan penanganan yang tepat perlu diperkuat agar gangguan penglihatan dapat diketahui lebih awal. Dengan demikian, Masyarakat memiliki kesempatan memperoleh Pemeriksaan dan Perawatan sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Dua Raperda NTB Jadi Perda, Gubernur Iqbal Instruksikan Perangkat Daerah Segera Tindak Lanjut

Sementara itu, Direktur Utama RS Mata NTB, dr. Cahya Dessy Rahmawati, mengatakan peringatan World Sight Day menjadi momentum untuk memperluas jangkauan pelayanan Kesehatan Mata, terutama bagi Masyarakat di Wilayah pelosok dan terpencil.

“Kami ingin Rumah Sakit Mata ini menjadi Rumah bagi semua usia, bagi semua kalangan baik mulai dari bayi, Anak-anak, kemudian lanjut usia, dan untuk teman-teman Kita penyandang disabilitas. Kami juga ingin dalam spirit ini memastikan bahwa pelayanan kesehatan mata semakin mudah diakses oleh Masyarakat, baik di Daerah Pelosok, Daerah Terpencil, semua harus dipastikan dapat pelayanan kesehatan mata secara baik,” jelas dr. Cahya.

Melalui Program CERAH, RS Mata NTB menjalankan skrining kesehatan mata keliling di wilayah pedalaman. Rumah sakit tersebut juga menyediakan layanan antar-jemput pasien secara gratis yang pada tahap awal difokuskan di Pulau Lombok.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan dan perawatan kesehatan mata, sekaligus mendukung langkah pemerintah daerah dalam menekan risiko gangguan penglihatan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan
Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya
Gubernur NTB Siapkan Kendaraan Antar-Jemput Gratis untuk Siswa SLB Mulai Januari 2027
Miq Iqbal Pasang Target Baru, Semua RS Pemprov NTB Wajib Punya Petugas Bahasa Isyarat
Kurma Tropis NTB Dilirik Murung Raya, BRIDA NTB Siapkan Kajian hingga Pengembangan Bibit Unggul
Polisi Gerebek Target Operasi di Dompu, Ini Lokasinya! Dua Pria dan Sabu 23,04 Gram Diamankan
Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Miq Iqbal Sebut NTB Salah Satu Provinsi dengan Tingkat Kebutaan Tertinggi di Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Gubernur NTB Siapkan Kendaraan Antar-Jemput Gratis untuk Siswa SLB Mulai Januari 2027

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Miq Iqbal Pasang Target Baru, Semua RS Pemprov NTB Wajib Punya Petugas Bahasa Isyarat

Berita Terbaru