DPRD NTB Berkantor di Garasi, Rapat di Musholla, Paripurna Numpang di Kantor Gubernur

Avatar

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 08:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siapa bilang wakil rakyat tak bisa hidup sederhana? Setelah gedung megah DPRD NTB luluh lantak diamuk api saat aksi unjuk rasa mahasiswa, para wakil rakyat kini naik kelas ke garasi. Rapat-rapat komisi digelar di sela deretan mobil, musholla jadi ruang sidang darurat, sementara paripurna numpang di kantor gubernur. Ironisnya, di tengah puing-puing kebakaran, DPRD NTB masih harus menjaga wibawa sebagai rumah aspirasi rakyat. Aktivitas kedewanan tidak boleh berhenti, semua aspirasi akan tetap  diterima.

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Pasca gedung DPRD NTB ludes dilalap api akibat aksi unjuk rasa mahasiswa yang berujung ricuh pada Sabtu (30/6) lalu, para wakil rakyat kini dipaksa memutar otak agar roda kedewanan tetap berjalan. Solusinya? Garasi disulap jadi ruang rapat, bahkan musholla pun disulap jadi kantor darurat.

Baca Juga :  Pariwisata NTB Jangan Mandalika Centris, DPRD dan Kadispar Kompak Dorong Destinasi dari Timur ke Barat

Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda, menegaskan bahwa seluruh aktivitas alat kelengkapan DPRD hingga kegiatan ASN sekretariat DPRD NTB akan tetap dipusatkan di eks kantor DPRD di Jalan Udayana, Kota Mataram, meskipun kondisi bangunan masih memprihatinkan.

“Jadi, untuk rapat-rapat lima komisi dan badan-badan di DPRD NTB akan kita lakukan di semua garasi yang sudah kita cek dan dalam kondisi layak,” ujar Isvie, Sabtu (6/9).

Meski kantor utama tinggal puing-puing, politisi Partai Golkar ini menegaskan bahwa aktivitas DPRD tidak boleh berhenti. Sejumlah pansus dan komisi bahkan sudah menggelar rapat darurat di musholla kantor, sembari berkoordinasi dengan mitra OPD.

Baca Juga :  Fakhruddin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD NTB PAW 2024-2029, Kader NasDem Dapil V

“Dan, kalau sidang paripurna, kita tetap mempertimbangkan menggunakan ruang Rinjani, komplek kantor gubernur NTB. Pilihan gedung itu, sangat representatif,” tegas Isvie.

Isvie menambahkan, meski DPRD sedang dalam kondisi keprihatinan, mereka tidak akan mengendurkan kinerja dan pelayanan terhadap masyarakat.

“Kami (DPRD) siap menerima semua aspirasi mahasiswa dan kelompok manapun sepanjang dilakukan secara baik dan beretika,” tandasnya lantang.

Dengan gedung DPRD kini rata tanah, para wakil rakyat harus beradaptasi dengan situasi darurat. Rapat di garasi, koordinasi di musholla, bahkan rencana paripurna di kantor gubernur menjadi potret nyata semangat kerja DPRD NTB yang tak padam meski kantor mereka sudah dilahap api.

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB