Peringati Sumpah Pemuda ke 96, Sekda NTB: Pemuda Sebagai Objek Sekaligus Subjek Pembangunan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 13:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Drs H Lalu Gita Ariadi, MSi manyampaikan, momentun transisi pemerintahan baru Indonesia, pemuda sebagai objek sekaligus subjek pembangunan.

“Diharapkan dapat lebih diperankan karena hakikatnya pemuda adalah pemilik masa depan bangsa dan negara,”kata Sekda NTB saat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 96 di lapangan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Mataram, Senin, 28 Oktober 2024.

Menurutnya, Momentum ini untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada pengembangan agenda kepemudaan menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Selain UMKM, Badko HMI Bali Nusra Dorong Pemprov NTB Program MBG Libatkan Petani Lokal dan Nelayan

“Indeks Pembangunan Pemuda tahun 2024 menunjukkan angka 56,33 persen dalam kualitas pendidikan (70 persen), kesehatan dan kesejahteraan (65 persen, gender dan diskriminasi (53, 33 persen), kesempatan dan lapangan kerja (45 persen), kepemimpinan (43, 33 persen). Untuk menaikkan indeks ini harus dilakukan secara masif dan besar besaran di seluruh Indonesia agar potensi pemuda menjadi kekuatan bangsa di level global,”terang Mantan Pj Gubernur NTB ini.

Baca Juga :  UIN Mataram Siap Menjadi Speaker Perdamaian dan Peradaban di Dunia Internasional

Upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 96 bertema “Pemuda Indonesia Sehat Cerdas Kreatif Inovatif dan Berkarakter” ini juga memberikan penghargaan kepada 12 pemuda pelopor se NTB dan 11 siswa berprestasi dalam Olimpiade Olahraga Siswa 2024.

Dihadiri Forkopimda, para kepala OPD, organisasi pemuda dan siswa siswi berpakaian adat sebagai lambang keragaman, upacara dipimpin oleh Agus Sukmayadi, Plt Kadispora NTB serta para tokoh masyarakat dan pemuda.

Berita Terkait

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Wagub NTB Umi Dinda Jajaki Investasi Wisata Buatan untuk Dongkrak Ekonomi
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:20 WIB

NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB