Berantas Judi Online, Pemprov NTB Ikuti Pelatihan Satgas Judi Online Bersama 13 Provinsi di Indonesia 

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bersama tiga belas Provinsi di Indonesia, sejumlah pegawai Pemprov NTB mendapatkan pelatihan dari satgas judi Online yang di bentuk Pemerintah Jokowi 

SUMBAWAPost, Cikarang – Dalam rangka untuk mendukung dan membantu kinerja pemerintah dalam memberantas penanganan maraknya judi online saat ini, sejumlah Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) mengikuti Pelatihan Teknis Pengamanan Jaringan dan Nama Domain Instansi Pemerintah dalam rangka sinergitas mendukung Satuan Tugas (Satgas) Judi Onlie Pusat, yang berlangsung dari tanggal 20-21 Juni 2024.

Baca Juga :  Rembuk Stunting NTB 2025: Program Desa Berdaya dan Orangtua Asuh Jadi Senjata Lawan Stunting

Adapun latar belakang diadakannya pelatihan tersebut, yaitu ⁠Kompetensi ASN dalam pengamanan SE/jaringan/DNS perlu ditingkatkan secara berkala, Maraknya penyusupan konten-konten judi online (domain go.id) terutama akibat peretasan SE atau website yang terjadi berulang-ulang, data per tanggal 10 Juni 2024 terdapat 423 URL aktif.

Robert Silas Kabanga, S.Kom., M.Eng selaku Fungsional Pranata Komputer Ahli Muda pada Dinas Kominfotik NTB berharap agar Tim Infrastruktur SPBE dapat mengimplementasikan praktik baik yang didapat selama pelatihan.

“Tentunya juga kami berharap semoga adanya dukungan penambahan SDM tim Infrastruktur SPBE, serta dukungan peningkatan kapasitas SDM dan Infrastruktur SPBE yang berkelanjutan, sehingga semakin maksimal kedepan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Merah Putih Berkibar Kencang, Semangat Patriotisme Mengguncang Mataram: Gubernur Miq Iqbal Tegaskan Ini Kunci Bertahan di Era Global

Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 peserta dari K/L/Pemprov terdiri dari 13 provinsi yakni Sumatera Selatan, Jawa Timur, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Bali, NTB, Jateng, Sulawesi Tengah dan Kalimantan Barat.

Materi yang didapatkan yaitu Pelaksanaan Jaringan Intra Pemerintah di Pusat Data Nasional, Pengamanan Jaringan dan Nama Domain Instansi Pemerintah, Training Keamanan Nama Domain Instansi Pemerintah dan Pengamanan Layanan Government Cloud pada Pusat Data Nasional.

Berita Terkait

DPRD NTB Apresiasi Terobosan Gubernur, Antar-Jemput Gratis Siswa SLB Mulai Januari 2027
Dualisme PPP NTB Memanas, Akri Pegang SK PLT, Muzihir Sebut Tak Sah
Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan
Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya
Miq Iqbal Sebut NTB Salah Satu Provinsi dengan Tingkat Kebutaan Tertinggi di Indonesia
Gubernur NTB Siapkan Kendaraan Antar-Jemput Gratis untuk Siswa SLB Mulai Januari 2027
Miq Iqbal Pasang Target Baru, Semua RS Pemprov NTB Wajib Punya Petugas Bahasa Isyarat
Kurma Tropis NTB Dilirik Murung Raya, BRIDA NTB Siapkan Kajian hingga Pengembangan Bibit Unggul
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

DPRD NTB Apresiasi Terobosan Gubernur, Antar-Jemput Gratis Siswa SLB Mulai Januari 2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:24 WIB

Dualisme PPP NTB Memanas, Akri Pegang SK PLT, Muzihir Sebut Tak Sah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Miq Iqbal Sebut NTB Salah Satu Provinsi dengan Tingkat Kebutaan Tertinggi di Indonesia

Berita Terbaru